Ribuan Orang Kena Blacklist Kartu Prakerja, Nah Loh
Kamis, 29 Oktober 2020 - 11:48 WIB
loading...
Sebanyak 373.745 orang kena blacklist dari kepesertaan Kartu Prakerja. Hal itu disampaiakan oleh Head of Communications Manajemen Pelaksana Program (PMO) Kartu Prakerja, Louisa Tuhatu. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Sebanyak 373.745 orang kena blacklist dari kepesertaan Kartu Prakerja . Hal itu disampaiakan oleh Head of Communications Manajemen Pelaksana Program (PMO) Kartu Prakerja, Louisa Tuhatu.
Menurutnya peserta yang kena blacklist itu dikarenakan mereka tidak mengikuti pelatihan pertama dalam kurun waktu 30 hari usai menerima insentif pelatihan Kartu Prakerja.
"Dari gelombang 1-9 kami telah mencabut 373.745 kepesertaan. Hal ini sesuai dengan Permenko 11 tahun 2020, setiap orang yang menjadi peserta program Kartu Prakerja wajib membeli pelatihan pertama dalam waktu 30 hari setelah dinyatakan lolos sebagai peserta," ujar dia kepada MNC Media, Kamis (29/10/2020).
(Baca Juga: Kartu Prakerja Gandeng Kejaksaan Agung, Buat Apa? )
Kemudian, lanjut dia, apabila tidak, maka kepesertaannya dicabut dan yang bersangkutan tidak bisa lagi mengikuti program Kartu Prakerja. "Jadi para peserta yang kena blacklist itu tudak bisa lagi mengikuti program Kartu Prakerja," ungkap dia.
Menurutnya peserta yang kena blacklist itu dikarenakan mereka tidak mengikuti pelatihan pertama dalam kurun waktu 30 hari usai menerima insentif pelatihan Kartu Prakerja.
"Dari gelombang 1-9 kami telah mencabut 373.745 kepesertaan. Hal ini sesuai dengan Permenko 11 tahun 2020, setiap orang yang menjadi peserta program Kartu Prakerja wajib membeli pelatihan pertama dalam waktu 30 hari setelah dinyatakan lolos sebagai peserta," ujar dia kepada MNC Media, Kamis (29/10/2020).
(Baca Juga: Kartu Prakerja Gandeng Kejaksaan Agung, Buat Apa? )
Kemudian, lanjut dia, apabila tidak, maka kepesertaannya dicabut dan yang bersangkutan tidak bisa lagi mengikuti program Kartu Prakerja. "Jadi para peserta yang kena blacklist itu tudak bisa lagi mengikuti program Kartu Prakerja," ungkap dia.
Lihat Juga :