Sri Mulyani Sebut Ada Negara Tetangga yang Ekonominya Melorot Sampai Belasan Persen

Minggu, 01 November 2020 - 12:35 WIB
loading...
Sri Mulyani Sebut Ada...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengaku optimistis bahwa pertumbuhan ekonomi akan jauh lebih baik di kuartal IV. Hal ini didukung oleh belanja pemerintah yang sudah mencapai 18%. ( Baca juga:Sri Mulyani Curhat, RI Lagi Gencar Bangun Pondasi Mendadak Diserang Corona )

"Belanja pemerintah sudah mencapai 18%, baik untuk penanganan Covid-19 dan belanja lainnya. Kita berharap pertumbuhan jadi lebih baik," katanya dalam seminar secara virtual, Minggu (1/11/2020).

Ia menjelaskan, kontraksi ekonomi sebesar 5,32% yang dialami Indonesia jauh lebih baik jika dibandingkan dengan ekonomi dunia yang turunnya lebih dalam lagi. Bahkan, ada negara tetangga di ASEAN yang penurunannya mencapai belasan persen dan Eropa mendekati 25%.

"Kuartal III kita sudah lebih baik, dan insya Allah kuartal IV lebih baik atau merangkak naik," terangnya. ( Baca juga:Terinfeksi Covid-19, Menteri Kesehatan Brazil Dilarikan ke Rumah Sakit )

Sebelumnya, Sri memprediksi bahwa kuartal III akan terkontraksi dalam range minus 1% hingga 2,9%. Sedangkan untuk keseluruhan tahun 2020, minus 0,6% hingga minus 1,72%.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Defisit APBN Mei 2026...
Defisit APBN Mei 2026 Tembus Rp180,4 Triliun, Purbaya: Sangat Aman
Buka MNC Forum ke-82,...
Buka MNC Forum ke-82, HT Ungkap Peran Strategis Pasar Modal bagi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
Defisit APBN April 2026...
Defisit APBN April 2026 Sentuh Rp164,4 T, Belanja Negara Meroket jadi Rp1.082,8 Triliun
Mengulik Kerentanan...
Mengulik Kerentanan Ekonomi Nasional di Balik Angka Pertumbuhan 5,61 Persen
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi 5,61% Diragukan, Purbaya: Angka Jelek Ribut, Angka Tinggi Ribut
Kejar Pertumbuhan Ekonomi...
Kejar Pertumbuhan Ekonomi RI 2026 Dekati 6%, Purbaya Ungkap Fokus Utama Pemerintah
Birokrasi dan Paradoks...
Birokrasi dan Paradoks Belanja Negara
Fokus Belanja Negara
Fokus Belanja Negara
Pertumbuhan yang Berdampak
Pertumbuhan yang Berdampak
Rekomendasi
AI Buatan China Meraih...
AI Buatan China Meraih Skor Sempurna di Olimpiade Matematika Dunia
PPATK Ungkap Perputaran...
PPATK Ungkap Perputaran Dana Judi Online Turun hingga Rp286,84 Triliun di Era Prabowo
10 Pemain Paling Mengecewakan...
10 Pemain Paling Mengecewakan di Piala Dunia 2026: Dari Ronaldo hingga Neymar Jr
Berita Terkini
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Ambles ke Level 6.266 saat Ada 518 Saham Malas Bergerak
Bangun PFII di Bali...
Bangun PFII di Bali Butuh Waktu 3 Tahun, Danantara Siapkan Masa Transisi di Jakarta
4 Negara Bebas Kewajiban...
4 Negara Bebas Kewajiban Parkir DHE SDA di Himbara, Pemerintah Beri Kelonggaran
Panda Bond Laris Manis,...
Panda Bond Laris Manis, Indonesia Raup Rp18,47 Triliun
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Impor Baru secara Global, Indonesia Kena 10%
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, Jasa Raharja Ajak Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan
Infografis
8 Negara dengan Aturan...
8 Negara dengan Aturan Berpakaian Paling Ketat, Ada yang Melarang Sandal Jepit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved