Wah, Ternyata Minyak Sawit Kaya Akan Vitamin
Rabu, 04 November 2020 - 23:12 WIB
loading...
A
A
A
Ia memaparkan, bahwa dengan kandungan vitamin E yang sangat tinggi dapat meningkatkan daya tahan tubuh. Hal ini cocok sekali dalam kondisi Pandemi seperti ini. Selain itu, kata Darmono, hal yang membuat masyarakat tidak mau mengonsumsi VRO karena kandungan lemak jenuhnya sangat tinggi. Sehingga berpotensi menimbulkan kolesterol.
"Anggapan ini tidak benar. Itu salah. Justru diperlihatkan dalam berbagai penelitian Asam starate (Minyak jenuh) mampu menurunkan kolesterol jahat dan meningkatkan kolesterol yang baik." terangnya. Ia mengatakan bahwa sejatinya sejak dari bayi, manusia sudah mengkonsumsi minyak jenuh. Hal itu didapat dari air susu ibu (ASI). "Asam lemak jenuh bikin kolesterol itu mitos karena dari kecil kita sudah minum itu dari air susu ibu," tegasnya.
Baca Juga: Bos Garuda: Tak Hanya Penumpang, Pilot hingga Pramugari Ikut Rebutan Naik Pesawat Bermasker
Ia juga mengungkapkan, bahwa antara VRO dan CPO (crude palm oil) meski sama - saman dari sawit. Untuk VRO, merupakan produk minyak yang diperoleh secara mekanis pengepresan tanpa pemanasan atau menggunakan api kecil pada suhu kurang dari 60'C dan tidak penggunaan bahan kimia.
"Vro merupakan end produk, jadi untuk dikonsumsi. dan dalam pengolahannya tidak dirafinasi. warnanya pun kemerah - merahan." ungkapnnya Sementara untuk CPO, adalah untuk bahan baku industri. Dalam pengolahannya dilakukan rafinasi. "Jadi prosesnya sesuai dengan standar mutu turunan produk industri" tandasnya
"Anggapan ini tidak benar. Itu salah. Justru diperlihatkan dalam berbagai penelitian Asam starate (Minyak jenuh) mampu menurunkan kolesterol jahat dan meningkatkan kolesterol yang baik." terangnya. Ia mengatakan bahwa sejatinya sejak dari bayi, manusia sudah mengkonsumsi minyak jenuh. Hal itu didapat dari air susu ibu (ASI). "Asam lemak jenuh bikin kolesterol itu mitos karena dari kecil kita sudah minum itu dari air susu ibu," tegasnya.
Baca Juga: Bos Garuda: Tak Hanya Penumpang, Pilot hingga Pramugari Ikut Rebutan Naik Pesawat Bermasker
Ia juga mengungkapkan, bahwa antara VRO dan CPO (crude palm oil) meski sama - saman dari sawit. Untuk VRO, merupakan produk minyak yang diperoleh secara mekanis pengepresan tanpa pemanasan atau menggunakan api kecil pada suhu kurang dari 60'C dan tidak penggunaan bahan kimia.
"Vro merupakan end produk, jadi untuk dikonsumsi. dan dalam pengolahannya tidak dirafinasi. warnanya pun kemerah - merahan." ungkapnnya Sementara untuk CPO, adalah untuk bahan baku industri. Dalam pengolahannya dilakukan rafinasi. "Jadi prosesnya sesuai dengan standar mutu turunan produk industri" tandasnya
(nng)
Lihat Juga :