Agar Resesi Tak Berlanjut, Ekonom Sarankan Rombak Total Program PEN

Kamis, 05 November 2020 - 16:03 WIB
loading...
Agar Resesi Tak Berlanjut,...
Agar resesi tak berlanjut hingga tahun depan, ekonom memberikan sejumlah saran, termasuk merombak total program PEN. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Ekonom Indef Bhima Yudistira mengimbau pemerintah merombak total program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) agar resesi tidak berlanjut hingga akhir tahun 2020. Sebagai informasi, Indonesia resmi resesi setelah ekonominya kembali negatif yakni -3,49% di kuartal III/2020.

Bhima menilai, program PEN pencairan anggarannya macet dan konsepnya pun bermasalah. Dia mencontohkan program Kartu Pra Kerja, subsidi bunga, dan penempatan dana pemerintah di perbankan.

(Baca Juga: Orang Miskin Baru Makin Banyak Ikuti Kejatuhan RI ke Jurang Resesi)

Menurutnya, anggaran perlindungan sosial perlu ditambah dan diperluas bagi kelas menengah rentan miskin. Anggaran yang ada saat ini dinilainya masih relatif kecil karena secara total anggaran jaminan sosial berada di bawah 3% dari produk domestik bruto (PDB).

"Bentuk anggaran perlindungan sosial yang lebih efektif adalah cash transfer karena langsung dibelanjakan untuk konsumsi. Jangan mengulang kesalahan Kartu Pra Kerja dengan mekanisme yang berbelit-belit, dan timpang secara akses digital," katanya saat dihubungi SINDOnews di Jakarta, Kamis (5/11/2020).

Dia pun meminta pemerintah mempercepat program UMKM go digital. "Jangan sampai yang menikmati bonanza digital adalah barang-barang impor, di saat porsi UMKM yang masuk platform digital baru 13%," imbuhnya.

Tak berhenti di situ, Bhima pun mengatakan bahwa reshuflle tim ekonomi mendesak untuk dilakukan. Menurut dia, kontraksi ekonomi terjadi karena respons para menteri yang kurang cepat, dan inkompeten. Reshuffle menurutnya juga dibutuhkan sebagai penyegaran.

(Baca Juga: Akankah Resesi Berlanjut ke Depresi Ekonomi? Ini Kata Ekonom)

"Ganti dengan sosok profesional dan memiliki senses of crisis untuk percepat eksekusi stimulus PEN, baik dalam waktu 2 bulan terakhir maupun tahun 2021 nanti," tandasnya.

Dia juga menganjurkan agar anggaran kesehatan tahun 2021 dinaikkan, bukan malah dikurangi hingga -71%. Dia menegaskan, Indonesia perlu mempersiapkan diri hadapi gelombang kedua Covid-19 dan biaya besar untuk distribusi vaksin.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengenal Lipstick Effect,...
Mengenal Lipstick Effect, Alasan Mal dan Coffee Shop Tetap Ramai di Tengah Krisis Ekonomi
1 Miliar Barel Minyak...
1 Miliar Barel Minyak Terguncang Selat Hormuz, Dunia Terancam Resesi
Peluang Resesi Indonesia...
Peluang Resesi Indonesia di Bawah 5%, Lebih Kuat dari AS, Kanada, dan Jepang
Sinyal Resesi Global...
Sinyal Resesi Global Menguat, Lonjakan Harga Minyak Dekati Ambang Batas Krisis
Kurs Rupiah Capai Rp16.904/USD,...
Kurs Rupiah Capai Rp16.904/USD, Indonesia Punya Pengalaman Hindari Jurang Resesi
Menkeu Purbaya Tepis...
Menkeu Purbaya Tepis Isu Resesi Indonesia Sudah Dekat
Pesta Elite, Resesi...
Pesta Elite, Resesi Sulit
Redam Risiko Lonjakan...
Redam Risiko Lonjakan Harga Minyak Dunia, INDEF: Kendaraan Listrik Jadi Strategi Krusial
Indef: MBG Investasi...
Indef: MBG Investasi Strategis Pembangunan Sumber Daya Manusia
Rekomendasi
Preview Timnas Indonesia...
Preview Timnas Indonesia vs Oman: Rizky Ridho Jadi Kapten, Calvin Verdonk Siap Tampil
Hebat! Kota Semarang...
Hebat! Kota Semarang Raih Penghargaan Nasional Creative Financing, Bukti Inovasi Pemkot Hadirkan Pembangunan yang Berdampak
AS Bohong, Kapal Induk...
AS Bohong, Kapal Induk Gerald R Ford Ternyata Rusak Parah saat Perang Lawan Iran, Ini Buktinya!
Berita Terkini
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved