Menaker Ida Ingatkan Pekerja Migran Jangan Terbujuk Rayuan Calo
Jum'at, 13 November 2020 - 19:34 WIB
loading...
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah melakukan temu inspiratif dalam rangka penguatan program Desa Migran Produktif (Desmigratif) yang di selenggarakan di Desa Buraen Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, hari ini.
Dalam kunjungannya ini, Ida menyosialisasikan pentingnya menguasai kompetensi kerja bagi calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) sebelum bekerja ke luar negeri dan jangan mudah tertipu dengan rayuan calo.
Ida mengingatkan para pekerja migran agar mempersiapkan diri dengan kompetensi dan dokumen lengkap sesuai yang dipersyaratkan. Cari informasi sebanyak-banyaknya, baik itu melalui pusat layanan migrasi Desmigratif di kantor desa, ataupun melalui Layanan Terpadu Satu Atap (LTSA) atau Dinas Tenaga Kerja.
"Jangan mudah terbujuk rayu yang manis dan sesaat, namun mendatangkan risiko tinggi. Jika kita sayang anggota keluarga kita, anak kita, tetangga kita, mari kita saling mengingatkan satu sama lain, agar menempuh jalur prosedural, demi keamanan dan kenyamanan bekerja. Sehingga, maksud dan tujuan bekerja ke luar negeri dapat terpenuhi, yaitu ‘Pergi Aman Pulang Mapan’," kata Ida, Jumat (13/11/2020).
(Baca juga: Pengkhianat Bangsa Cari Mangsa Pekerja Migran Ilegal Hingga Desa )
Dalam kunjungannya ini, Ida menyosialisasikan pentingnya menguasai kompetensi kerja bagi calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) sebelum bekerja ke luar negeri dan jangan mudah tertipu dengan rayuan calo.
Ida mengingatkan para pekerja migran agar mempersiapkan diri dengan kompetensi dan dokumen lengkap sesuai yang dipersyaratkan. Cari informasi sebanyak-banyaknya, baik itu melalui pusat layanan migrasi Desmigratif di kantor desa, ataupun melalui Layanan Terpadu Satu Atap (LTSA) atau Dinas Tenaga Kerja.
"Jangan mudah terbujuk rayu yang manis dan sesaat, namun mendatangkan risiko tinggi. Jika kita sayang anggota keluarga kita, anak kita, tetangga kita, mari kita saling mengingatkan satu sama lain, agar menempuh jalur prosedural, demi keamanan dan kenyamanan bekerja. Sehingga, maksud dan tujuan bekerja ke luar negeri dapat terpenuhi, yaitu ‘Pergi Aman Pulang Mapan’," kata Ida, Jumat (13/11/2020).
(Baca juga: Pengkhianat Bangsa Cari Mangsa Pekerja Migran Ilegal Hingga Desa )
Lihat Juga :