Era Society 5.0? Apa bedanya dengan Industry 4.0?, Cek Live Virtual 360° IDStar Group

Sabtu, 14 November 2020 - 04:19 WIB
loading...
Era Society 5.0? Apa...
Saat ini, mungkin sebagian dari kita sudah tidak asing lagi dengan Revolusi Industri 4.0, Lalu, bagaimana dengan Society 5.0? Mau tau cek aja Big Virtual Event Moving Towards Society 5.0. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Saat ini, mungkin sebagian dari kita sudah tidak asing lagi dengan Revolusi Industri 4.0 yang berawal dari konsep Industri era digital/era teknologi informasi dan komunikasi di Jerman dengan 6 pilar utama yaitu masyarakat digital, energi berkelanjutan, mobilitas cerdas, hidup sehat, keamanan sipil, dan teknologi di tempat kerja.

Negara kita, Indonesia juga sudah menerapkan Industri 4.0 tersebut. Konsep Revolusi Industri 4.0 menggunakan kecerdasan buatan (artificial intelligence) dalam penerapannya.

(Baca Juga: Adaptasi atau Mati! Transformasi Digital Jadi Keharusan di Dunia Bisnis )

Lalu, bagaimana dengan Society 5.0? Society 5.0 adalah revolusi industri yang dirumuskan oleh Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe pada bulan Maret 2017 di pameran CeBIT, Hannover, Jerman (sumber: Cao.go.jp) untuk menangani segala permasalahan yang terjadi di Jepang dan baru diresmikan pada 21 Januari 2019.

Dimana pada saat itu Jepang sedang mengalami sebuah tantangan berkurangnya populasi yang membuat penduduk/pekerja usia produktif berkurang, sehingga Jepang berusaha memperbaiki kondisi tersebut dengan menerapkan Society 5.0.

Society 5.0 sendiri menjadi sebuah “solusi” dari Revolusi Industri 4.0, dimana banyak masyarakat beranggapan bahwa Industri 4.0 akan menggunakan mesin-mesin berteknologi canggih yang akan menekan jumlah pekerjaan yang dilakukan oleh tenaga manusia. Dimana Society 5.0 ini diharapkan dapat menciptakan nilai yang baru melalui perkembangan teknologi canggih dapat mengurangi adanya kesenjangan antara manusia dengan masalah ekonomi kedepannya.

IDStar Group yang merupakan salah satu perusahaan bergerak dalam bidang teknologi khususnya IT tentunya sangat mendukung industri teknologi Indonesia di era digital Society 5.0. Maka dari itu, IDStar Group mengadakan Big Virtual Event yaitu “Moving Towards Society 5.0”.

(Baca Juga: RI Bikin Keok India, Filipina dan Vietnam Soal Kinerja Industri Paling Kompetitif )

Event ini berlangsung selama 3 hari (9-11 November 2020) dan dihadiri oleh Muhammad Neil El Himam (Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif), Armand Wahyudi Hartono (Vice President Director BCA), dan Erwin Muniruzaman (SVP - Head of HR Operation Indosat) sebagai pembicara.

Acara ini menggunakan platform virtual 360° exhibition yang memberikan sebuah experience baru bagi semua peserta, karena semua peserta dapat melihat-lihat dan mengunjungi booth-booth company yang telah tersedia. Acara ini berlangsung selama 3 hari LIVE via Zoom dan YouTube yang membahas Society 5.0 dari sudut pandang Technology, Human and Marketing.

Selama 3 hari event ini berjalan, setiap harinya akan terdapat sesi panel discussion yang di moderatori oleh Irene Umar (Founder DNC Indonesia) dengan topik yang berbeda-beda setiap harinya.

Pada hari pertama, topik yang dibawakan ialah “Start our Organization to Move Towards Society 5.0” yang dihadiri oleh Gidionton Saritua S (Executive Director Digital Transformation Transjakarta), Malina Platon (UiPath Managing Director Strategic Accounts, APAC), Andreas Kagawa (Country Manager, TIBCO Software Indonesia), dan Ferdinand Prasetyo (CEO of Drife) sebagai panelist.

Berbeda dengan hari pertama, topik yang diangkat ialah “Preparing our Employee to Embrace Society 5.0 & Reskill for On Demand Technology”. Panelist di hari kedua ini antara lain: Erwin Muniruzaman (SVP - Head of HR Operation Indosat), Swandajani Gunadi (Human Capital & Marketing Director Adira Finance), Marcelony Kumalasari (Country Manager of OutSystems Indonesia), Iman Muhammad (Director Sales Applications for Oracle Indonesia), dan Tonny Soeroso (CEO of Gema Inovasi Teknologi).

(Baca Juga: Transformasi Industri 4.0 Pacu Produktivitas Saat Pandemi )

Bergeser ke hari ketiga yang merupakan penghujung acara Moving Towards Society 5.0 ini membawa topik “Know and Relate Your Customer, Stop Being Rejected and Start Being Relevant”. Panelist yang mengisi acara di hari terakhir ini ialah Judi Arto (Marketing Director at BINUS), Rico Huang (CEO at ALONA), Hunady Budihartono (Country Manager of Genesys), Ferdinand Gunadi (Industry Lead, Adobe Experience Cloud, Adobe Southeast Asia), dan Arifa Tan (CEO of IDStar Group).

Event Moving Towards Society 5.0 ini sudah berlangsung dengan sangat baik dan mendapat respon positif dari semua peserta webinar. Terima kasih kepada para pihak yang telah mensupport event ini. Pertama kepada IDStar Group, Karuna Baruna Nusantara, Kemenparekraf, MaSaTa, BCA, Adira, ICCN, Indosat, Genesys, Oracle, OutSystems, Tibco, UiPath, Adobe, Transjakarta, ADirect, Ladara, Epic Bali, Mitrasoft, Binus, My Icon Technology, Alona dan TMRW by UOB.

Project Manager Moving Towards Society 5.0, Angga Wibowo, berharap sinergi manusia dan teknologi bisa terwujud agar masyarakat semakin sejahtera. Pada dasarnya, society 5.0 ini dibuat untuk melayani kebutuhan manusia, agar masyarakat bisa menikmati hidup dan merasa nyaman.

"Event Moving Towards Society 5.0 sangat luar biasa. Sinergi manusia dan teknologi harus terwujud guna kesejahteraan manusia, produktivitas & efektivitas terbantu karena adanya teknologi. Mari kita edukasi dan implementasi dari Society 5.0," tuturnya.

Riska Anindhita yang merupakan salah satu peserta Moving Towards Society 5.0 merasa sangat bermanfaat, ia mengungkapkan “Menurut saya event Moving Towards Society 5.0 kemarin sangat inspiring dan memberikan banyak ilmu dari beberapa pakar yang telah berkontribusi di dalam acara ini."

"Memberikan pandangan yang luas baik secara teori dan teknis real worldnya. Pemahaman teknologi yang lebih dalam memang sangat penting untuk strategi marketing yang lebih tajam dengan behaviour market yang tentu saja dapat berubah. Semoga acara seperti ini dapat terus dilakukan. Thanks ya IDStar! Keep fostering and empowering," sambungnya.

Agar dapat mengetahui proses dan informasi lebih lanjut bisa kunjungi Instagram @idstar.id dan website resmi idstar.co.id. Siaran ulang dapat diakses melalui YouTube Channel Orbit Nasional Edukasi.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dorong Penguatan Pendidikan...
Dorong Penguatan Pendidikan Vokasi Ganda, Endress+Hauser Gelar Education Forum 2026
Astra Masuk Daftar Tempat...
Astra Masuk Daftar Tempat Kerja Terbaik di Asia, Borong 3 Penghargaan Sekaligus
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
Gegara Ledakan AI, Industri...
Gegara Ledakan AI, Industri Cip Rp27.000 Triliun Jadi Medan Perang AS-China
Bukan Sekadar Digitalisasi,...
Bukan Sekadar Digitalisasi, Kini Operasional Bisnis Harus Otonom
Jembatan Brand dan Konsumen...
Jembatan Brand dan Konsumen di Era Digital, Belicept Hadir sebagai Official Collaboration Store
Gandeng CEO Kreta Digital,...
Gandeng CEO Kreta Digital, Dispora Kota Batam Gelar Pelatihan Digital Marketing
Denny JA Soroti Kerusuhan...
Denny JA Soroti Kerusuhan Agustus 2025 dalam Perspektif Kelas Rentan Digital
Menkomdigi Ajak Generasi...
Menkomdigi Ajak Generasi Muda Jadi Duta Internet Sehat dan Lawan Kejahatan Digital
Rekomendasi
Saudari Cristiano Ronaldo...
Saudari Cristiano Ronaldo Ngamuk usai Portugal Ditahan Kongo, Bruno Fernandes Ikut Disindir
UU Polri Baru Akomodasi...
UU Polri Baru Akomodasi Penyetaraan Hak dan Humanis Tangani Unjuk Rasa
Refly Harun Ungkap Dokter...
Refly Harun Ungkap Dokter Tifa Pakai Baju Tahanan atas Kesadaran Sendiri: Biar Dunia Tahu Kalau Kezaliman Terjadi
Berita Terkini
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved