Sikat 5 Saham Ini Selagi IHSG Masih Bertaji
Senin, 16 November 2020 - 07:19 WIB
loading...
IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatan. Foto/Dok SINDOphoto/Yorri Farli
A
A
A
JAKARTA - Mengawali pekan ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi melanjutkan penguatan. Sebelumnya pada perdagangan Jumat (13/11), indeks ditutup menguat 2,46 poin atau 0,04% ke level 5.461,06.
Analis Binaartha Sekuritas, M. Nafan Aji Gusta Utama mengatakan berdasarkan indikator, MACD, stochastic maupun RSI masih menunjukkan sinyal positif.
(Baca juga: Vaksin Pfizer Cespleng, IHSG Kemungkinan Terbang Lagi Pekan Depan )
"Di sisi lain, terlihat beberapa pola bullish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi penguatan pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke resistance terdekat," ujar Nafan Aji di Jakarta, Senin (16/11/2020). Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut:
(Baca juga: Upah Minimum Cuma Rp3,4 Juta Inikah Penyebab Investor Otomotif Lebih Melirik Thailand Dibanding Indonesia? )
1. ANTM
Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 10 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 1155 – 1175, dengan target harga secara bertahap di level 1210 dan 1500. Support: 1140 & 1060.
2. BMRI
Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 10 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 6050 – 6250, dengan target harga secara bertahap di level 6350, 6575 dan 7550. Support: 6050 & 5600.
3. ELSA
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis tengah dari bollinger dan terlihat pola bullish pin bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 224 – 230, dengan target harga secara bertahap di level 244, 254, 260 dan 290. Support: 200 & 194.
4. LPCK
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis tengah dari bollinger dan terlihat pola bullish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 885 – 900, dengan target harga secara bertahap di level 945, 1005 dan 1080. Support: 730.
5. TLKM
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis tengah dari bollinger dan terlihat pola bullish hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area 2950 – 2990, dengan target harga secara bertahap di level 3060, 3320 dan 3580. Support: 2950 & 2860.
Analis Binaartha Sekuritas, M. Nafan Aji Gusta Utama mengatakan berdasarkan indikator, MACD, stochastic maupun RSI masih menunjukkan sinyal positif.
(Baca juga: Vaksin Pfizer Cespleng, IHSG Kemungkinan Terbang Lagi Pekan Depan )
"Di sisi lain, terlihat beberapa pola bullish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi penguatan pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke resistance terdekat," ujar Nafan Aji di Jakarta, Senin (16/11/2020). Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut:
(Baca juga: Upah Minimum Cuma Rp3,4 Juta Inikah Penyebab Investor Otomotif Lebih Melirik Thailand Dibanding Indonesia? )
1. ANTM
Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 10 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 1155 – 1175, dengan target harga secara bertahap di level 1210 dan 1500. Support: 1140 & 1060.
2. BMRI
Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 10 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 6050 – 6250, dengan target harga secara bertahap di level 6350, 6575 dan 7550. Support: 6050 & 5600.
3. ELSA
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis tengah dari bollinger dan terlihat pola bullish pin bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 224 – 230, dengan target harga secara bertahap di level 244, 254, 260 dan 290. Support: 200 & 194.
4. LPCK
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis tengah dari bollinger dan terlihat pola bullish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 885 – 900, dengan target harga secara bertahap di level 945, 1005 dan 1080. Support: 730.
5. TLKM
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis tengah dari bollinger dan terlihat pola bullish hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area 2950 – 2990, dengan target harga secara bertahap di level 3060, 3320 dan 3580. Support: 2950 & 2860.
(ind)
Lihat Juga :