Bahas Suntikan Dana Penyelamatan Jiwasraya, DPR Sentil Erick Thohir & Sri Mulyani

Selasa, 17 November 2020 - 20:21 WIB
loading...
Bahas Suntikan Dana...
Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Menteri BUMN Erick Thohir memberikan keterangan terkait barang selundupan yang dibawa pesawat Garuda Indonesia di Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (5/12/2019). Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pemerintah menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 20 Tahun 2020 tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara (PMN) ke dalam modal saham PT Bahana Pembinaan usaha Indonesia (Persero) atau BPUI . Dengan begitu, induk holding BUMN asuransi dan penjaminan tersebut akan menerima PMN sebesar Rp20 triliun pada 2021.

Meski begitu, Komisi XI DPR mempertanyakan sejumlah alasan pemerintah menyetujui BPUI sebagai induk holding asuransi dan penjaminan perseroan plat merah. Pertanyaan itu secara khusus mengacu pada kemampuan manajerial emiten untuk mengelola aset dan portofolio anggota holding.

Baca Juga: Jiwasraya Minta Nasabah Update Data Akhir Penyelamatan Polis, Begini Caranya

Bahkan, salah satu anggota Komisi XI Andreas Eddy Susetyo menilai Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Menteri Keuangan (Menkeu) terlalu terburu-buru menetapkan menetapkan BPUI ke dalam holding. Khusus untuk Sri Mulyani, Andreas menyebut, pihaknya akan memanggil Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia tersebut untuk menjelaskan perihal penerbitan PP Nomor 20 Tahun 2020 ihwal PMN. Dia bilang, seharusnya ada diskusi sebelum PP diterbitkan.

"Harusnya kita diskusikan sebelum PP-nya keluar, tapi karena PP-nya uda keluar, maka kita akan tanyakan ke Menteri Keuangan. Karena menjadi banyak pertanyaan, kalau dikatakan BPUI itu menjadi kekuatannya mengeloh portofolio, kita lihat sendiri perkembangan BPUI seberapa besar?," ujarnya dalam rapat dengar pendapat (RDP), Jakarta, Selasa (17/11/2020).

Komisi XI menilai ada kajian lebih jahu perihal BPUI. Meski pembentukan holding tidak masuk dalam wewenang DPR, namun secara anggaran, khusus PMN, harus disetujui DPR. "Menurut saya, BPUI sebelum menjadi holding itu menurut saya juga bermasalah gitu, kalau kita lihat track record, kalau kita mau beda ini, kemampuannya mengelola investasi," katanya.

Baca Juga: Penanganan Kasus Jiwasraya, Rekening Efek Nasabah WanaArtha Perlu Dipisahkan
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Heboh Sell Indonesia...
Heboh 'Sell Indonesia' saat Rupiah-IHSG Terpuruk, Muncul Sosok Lama Bikin Kepercayaan Runtuh
Naik Argo Bromo Anggrek...
Naik Argo Bromo Anggrek Sehari Sebelumnya, Sri Mulyani Berduka untuk Korban Tabrakan KA di Bekasi
Sri Mulyani Ditunjuk...
Sri Mulyani Ditunjuk Jadi Anggota Dewan Direksi Gates Foundation
Purbaya Tunda Tarik...
Purbaya Tunda Tarik Pajak Pedagang Online Warisan Sri Mulyani, Ini Alasannya
5 Perbedaan Kebijakan...
5 Perbedaan Kebijakan Pajak Purbaya vs Sri Mulyani, Bak Langit dan Bumi
5 Gebrakan Purbaya Dua...
5 Gebrakan Purbaya Dua Minggu Jadi Menkeu Gantikan Sri Mulyani
Revisi UU Polri Disahkan...
Revisi UU Polri Disahkan Jadi Undang-Undang, Pelayanan Kepolisian Diharapkan Meningkat
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
Dadan Hindayana Cs Terjerat...
Dadan Hindayana Cs Terjerat Korupsi, DPR Perketat Pengawasan Tata Kelola di BGN
Rekomendasi
SDN di NTT Dibongkar...
SDN di NTT Dibongkar untuk KDMP, Andreas PDIP: Jangan Korbankan Program Lainnya
Kader PPP Segera Laporkan...
Kader PPP Segera Laporkan Taj Yasin, Agus Suparmanto, dan Thobahul Aftoni ke Polda Metro
PMGO 2026 Cetak Rekor...
PMGO 2026 Cetak Rekor Guinness, Lebih dari 1,2 Juta Pendaftar Turnamen
Berita Terkini
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
Dirut Perkebunan Nusantara...
Dirut Perkebunan Nusantara III Dorong Pemuda Jadi Motor Transformasi Perkebunan
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
Akulaku Finance Kantongi...
Akulaku Finance Kantongi Fasilitas Pendanaan Rp500 Miliar dari Danamon
Infografis
Tegas, Sri Mulyani Minta...
Tegas, Sri Mulyani Minta Anak Buahnya Netral di Pemilu 2024
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved