Bahas Suntikan Dana Penyelamatan Jiwasraya, DPR Sentil Erick Thohir & Sri Mulyani
Selasa, 17 November 2020 - 20:21 WIB
loading...
A
A
A
Pernyataan anggota DPR itu berawal dari presentasi Direktur Utama PBUI Robertus Bilitea dan sejumlah manajemen lainnya. Dalam paparan tersebut, manajemen hanya menyampaikan tujuan pembentukan holding hanya karena permasalahan PT Jiwasraya (Persero). Di mana, BPUI digadang-gadang untuk menyelamatkan pemegang polis Jiwasraya.
Dengan demikian, manajemen dinilai hanya menyampaikan materi secara gambaran besar saja. Sementara hal-hal yang sifatnya substansial atas pembentukan holding dan skema pengelolaan aset dan portofolio tidak dijelaskan secara detail. Bahkan, Robertus pun tidak menyediakan sejumlah dokumen yang dimintai DPR.
"Belum pernah disampaikan oleh Menteri Keuangan atau Menteri BUMN kepada kami seperti apa roadmap dan business plan penggabungan ini, tiba-tiba bapak-bapak di sini minta PMN. Memang pembentukan holding tidak perlu persetujuan DPR, tetapi setidaknya kami disampaikan exercise-nya dulu. Sehingga ketika memutuskan PMN itu tidak terburu-buru dan kami tidak blank," kata Vera Febyanthy dari Fraksi Partai Demokrat.
Mendengar pernyataan dari sejumlah anggota Komisi tersebut, Andreas mengatakan akan melakukan FGD sebelum melakukan RDP kedua kalinya. "Kalau suatu waktu kita FGD Pak, kita bisa jelaskan lebih detail, ini terbalik sebenarnya holdingnya belum ada sudah harus dijelaskan," ujar dia.
Dengan demikian, manajemen dinilai hanya menyampaikan materi secara gambaran besar saja. Sementara hal-hal yang sifatnya substansial atas pembentukan holding dan skema pengelolaan aset dan portofolio tidak dijelaskan secara detail. Bahkan, Robertus pun tidak menyediakan sejumlah dokumen yang dimintai DPR.
"Belum pernah disampaikan oleh Menteri Keuangan atau Menteri BUMN kepada kami seperti apa roadmap dan business plan penggabungan ini, tiba-tiba bapak-bapak di sini minta PMN. Memang pembentukan holding tidak perlu persetujuan DPR, tetapi setidaknya kami disampaikan exercise-nya dulu. Sehingga ketika memutuskan PMN itu tidak terburu-buru dan kami tidak blank," kata Vera Febyanthy dari Fraksi Partai Demokrat.
Mendengar pernyataan dari sejumlah anggota Komisi tersebut, Andreas mengatakan akan melakukan FGD sebelum melakukan RDP kedua kalinya. "Kalau suatu waktu kita FGD Pak, kita bisa jelaskan lebih detail, ini terbalik sebenarnya holdingnya belum ada sudah harus dijelaskan," ujar dia.
(nng)
Lihat Juga :