Penjual E-Commerce Bikin Pinjaman Digital Bank Mandiri Tembus USD18 Juta
Rabu, 18 November 2020 - 16:33 WIB
loading...
Bank Mandiri mengembangkan Mandiri Application Programming Interface (API). Foto/Dok/Bank Mandiri
A
A
A
JAKARTA- Bank Mandiri berhasil menyalurkan pinjaman digital untuk penjual e-commerce sebesar USD18 juta. Untuk meningkatkan penyaluran pinjaman digital tersebut, perseroan mengembangkan Mandiri Application Programming Interface (API) yang menyasar pasar pelaku bisnis digital, seperti financial technology (fintech) dan e-commerce.
SVP Digital Banking Bank Mandiri Sunarto Xie mengatakan, pihaknya mengembangkan alternatif data calon debitur khususnya penjual di e-commerce. Parameter yang digunakan seperti kategori barang yang dijual musiman atau tidak,
barang yang sering dikembalikan, atau berapa ratingnya.
"Data ini untuk mendapatkan 5C pada digital financing yang lazim dikenal yaitu Character, Capacity, Capital, Condition, Collateral. Layanan bagi penjual di e-commerce besar dilakukan sepenuhnya digital termasuk tanda tangan elektronik. Dana bisa cair dalam 3 jam mulai dari pendaftaran, scoring, hingga pencairan," ujar Sunarto dalam webinar di Jakarta, Rabu (18/11/2020).
(Baca juga:Optimalkan Data Nasabah, Bank Mandiri Tawarkan Program dan Layanan sesuai Customer Preference)
Dia menjelaskan, perseroan mengembangkan produk digital native untuk retail. Produk yang dimaksud memiliki ciri-ciri tidak perlu download, tidak harus ke cabang, dan dilakukan cepat serta nyaman bagi nasabah.
SVP Digital Banking Bank Mandiri Sunarto Xie mengatakan, pihaknya mengembangkan alternatif data calon debitur khususnya penjual di e-commerce. Parameter yang digunakan seperti kategori barang yang dijual musiman atau tidak,
barang yang sering dikembalikan, atau berapa ratingnya.
"Data ini untuk mendapatkan 5C pada digital financing yang lazim dikenal yaitu Character, Capacity, Capital, Condition, Collateral. Layanan bagi penjual di e-commerce besar dilakukan sepenuhnya digital termasuk tanda tangan elektronik. Dana bisa cair dalam 3 jam mulai dari pendaftaran, scoring, hingga pencairan," ujar Sunarto dalam webinar di Jakarta, Rabu (18/11/2020).
(Baca juga:Optimalkan Data Nasabah, Bank Mandiri Tawarkan Program dan Layanan sesuai Customer Preference)
Dia menjelaskan, perseroan mengembangkan produk digital native untuk retail. Produk yang dimaksud memiliki ciri-ciri tidak perlu download, tidak harus ke cabang, dan dilakukan cepat serta nyaman bagi nasabah.
Lihat Juga :