Bos Bio Farma Ungkap Penyebab Harga Obat Mahal

Rabu, 18 November 2020 - 23:45 WIB
loading...
Bos Bio Farma Ungkap...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - PT Bio Farma mengungkapkan penyebab harga obat melambung tinggi. Direktur Utama Bio Farma Honesti Basyir mengatakan, tingginya impor bahan baku obat yang masih dilakukan oleh pemerintah.

"Kalau kita lihat ini memang impor bahan baku obat masih tinggi karena itu harga obat masih mahal" ujar Honesti dalam rapat virtual dengan DPR, Jakarta, Kamis (18/11/2020). ( Baca juga:Nih Dia Penghambat Distribusi Vaksin di Indonesia )

Kata dia dibutuhkan kepastian dan kesiapan kebijakan pemerintah dalam memprioritaskan penggunaan obat dan bahan baku produksi dalam negeri.

"Tujuannya untuk menjamin profitabilitas ataupun kelangsungan dari produk dalam negeri tersebut," katanya.

Dia pun menambahkan saat ini alat kesehatan masih dilakukan impor. Ini untuk penanganan virus Covid-19. Menurutnya sudah banyak inovasi anak negeri. Sayangnya mereka kalah bersaing dengan produk impor. ( Baca juga:Habis Diperiksa Polda, Anies Baswedan Malah Diganjar Penghargaan )

"Banyak inovasi-inovasi anak negeri yang sudah dikeluarkan untuk membuat alkes-alkes untuk penanganan Covid-19, tapi kita masih kalah bersaing dengan impor karena memang keran impor itu masih dibuka oleh pemerintah," tandasnya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BPS: Neraca Dagang RI...
BPS: Neraca Dagang RI Januari-April 2026 Surplus USD5,64 Miliar
Bea Cukai Respons Munculnya...
Bea Cukai Respons Munculnya Nama Dirjen Djaka Budi Utama dalam Dakwaan Kasus Suap Impor
Krisis Bahan Baku Plastik,...
Krisis Bahan Baku Plastik, Pemerintah Jajaki Impor Kemasan dari Malaysia hingga Rusia
Industri Diapers Tertekan...
Industri Diapers Tertekan Lonjakan Harga Bahan Baku, APKI Ingatkan Risiko Gangguan Pasokan
Krisis Nafta Landa Jepang,...
Krisis Nafta Landa Jepang, Sektor Konstruksi dan Manufaktur Mulai Lumpuh
4 Juta Barel Minyak...
4 Juta Barel Minyak Iran Tiba di India Sebelum Berakhirnya Masa Tenggang Sanksi AS
Kasus Bea Cukai, KPK...
Kasus Bea Cukai, KPK Periksa 20 Petinggi Forwarder
Prabowo Ngelus Dada...
Prabowo Ngelus Dada Tahu Borok Pengelolaan Ekspor Impor RI
Antisipasi Risiko Geopolitik...
Antisipasi Risiko Geopolitik Global, BUMD Jakarta Percepat Impor 7.500 Sapi
Rekomendasi
Negara Anggota NATO...
Negara Anggota NATO Ini Mengalami Kemandulan Kemampuan Militer Terburuk
Calon Ketum PBNU Gus...
Calon Ketum PBNU Gus Salam Sowan ke Rais Syuriyah dan Ketua PWNU Sulsel
Kim Jong-un Perintahkan...
Kim Jong-un Perintahkan AL Korut Produksi Kapal Perusak dan Senjata Bawah Air Rahasia
Berita Terkini
Personal Branding Berbasis...
Personal Branding Berbasis Kepercayaan Jadi Kunci Peluang Bisnis
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
Istana Buka Suara soal...
Istana Buka Suara soal Variabel Kejatuhan Rupiah ke Rp18.000: Singgung Kemandirian Ekonomi
Concord Industry Tegaskan...
Concord Industry Tegaskan Komitmen Perkuat Industri Keramik di Keramika 2026
Kurs Tembus Rp18 Ribu,...
Kurs Tembus Rp18 Ribu, Gubernur BI Siapkan 2 Jurus Jaga Nilai Tukar Rupiah
Menangkap Pangsa Terbesar...
Menangkap Pangsa Terbesar Wisata Medis, Malaysia Fair 2026 Hadir di Jakarta
Infografis
Mengenal Stroke, Penyebab...
Mengenal Stroke, Penyebab Suami Najwa Shihab Meninggal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved