Arus Modal Keluar Akibat Covid-19 Lebih Tinggi Dibanding Saat Krisis Global

Senin, 11 Mei 2020 - 09:35 WIB
loading...
A A A
"Kalau di pasar krisis keuangan global 2008, capital outflow adalah Rp69,9 triliun, dan waktu taper tantrum 2013 capital outflow Rp36 triliun maka periode Januari-Maret lalu capital outflow Rp145,28 triliun adalah lebih dari 2 kali lipat yang terjadi guncangan krisis global," katanya.

Selain itu, Sri Mulyani juga menyebut pandemi global ini telah mengakibatkan aktivitas ekonomi terganggu pada dua sisi sekaligus dengan sangat berat yaitu sisi permintaan menyangkut konsumsi, investasi, ekspor dan impor karena menyangkut distribusi serta supply chain. Sedangkan sisi suplai juga mengalami hal yang sama yaitu dari sisi produksi baik sektor perdagangan, manufaktur, logistik, transportasi dan lainnya

"Dengan gangguan yang sangat serius dari sisi demand dan supply maka ini akan menyebabkan suatu potensi gangguan kepada ekonomi dan kemudian bisa menyebabkan potensi gangguan pada stabilitas sistem keuangan, dari sisi penularan Covid dan dampaknya kepada sosial dan ekonomi menyebabkan merosotnya output dari semua negara di dunia," pungkasnya.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BUMN Ekspor Berpotensi...
BUMN Ekspor Berpotensi Memicu Larinya Modal Asing, Berikut Alasannya
Modal Asing Deras Keluar,...
Modal Asing Deras Keluar, BI Diramal Tahan Suku Bunga Acuan 4,75%
Rupiah Hari Ini Berakhir...
Rupiah Hari Ini Berakhir Ambles ke Rp16.629 per Dolar AS, Intip Biang Keroknya
Wabah HMPV Merebak di...
Wabah HMPV Merebak di China: Akankah Jadi Pandemi Berikutnya setelah Covid-19?
Berkat Gas dan Rem Jokowi,...
Berkat 'Gas dan Rem' Jokowi, Indonesia Selamat dari Badai Krisis Ekonomi
Restrukturisasi Kredit...
Restrukturisasi Kredit Covid BNI Turun Jadi Rp25,8 T per Maret 2024
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
WHO: Wabah Hantavirus...
WHO: Wabah Hantavirus Bukan Awal Pandemi Covid-19 Berikutnya
Rekomendasi
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
Roy Suryo Sentil Rismon...
Roy Suryo Sentil Rismon Sianipar yang Ungkit Lagi Kasus Panci: Perkara Sudah Inkrah
Mengapa Muharram Menjadi...
Mengapa Muharram Menjadi Awal Tahun Baru Hijriah?
Berita Terkini
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
DPR Solid Tolak Aturan...
DPR Solid Tolak Aturan Kemasan Polos Produk Tembakau dari Kemenkes
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
Infografis
7 Ikan Lokal Proteinnya...
7 Ikan Lokal Proteinnya Lebih Tinggi Dibanding Ikan Salmon
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved