Menhub Beberkan Sederet Manfaat Pelabuhan Patimban

Jum'at, 20 November 2020 - 19:12 WIB
loading...
Menhub Beberkan Sederet Manfaat Pelabuhan Patimban
Menhub Budi Karya Sumadi membeberkan sederet manfaat dariPelabuhan Patimban yang terus dikebut pengerjaannya, dengan target rampung pada akhir November 2020. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Pembangunan Pelabuhan Patimban terus dikebut pengerjaannya. Sehingga pada akhir November 2020, pengerjaannya sudah rampung dan bisa dioperasikan secara terbatas pada Desember 2021.

(Baca Juga: Pelabuhan Patimban Rampung Akhir Bulan Ini, Menhub Kasih Bocoran Kapan Beroperasi )

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan, adanya Pelabuhan Patimban bertujuan untuk menekan biaya logistik nasional. Karena menurutnya, beban angkutan di DKI Jakarta sudah begitu berat. Sehingga diharapkan ada beban kendaraan berat ke DKI juga berkurang. Karena, kendaraan berat sebagiannya akan pindah ke Patimban

"Selain itu pelabuhan Patimban ini kita akan gunakan untuk BBM, untuk penggunaan maksimalisasi truk, memperkuat ketahanan ekonomi, dan paling penting adalah bagaimana kita juga menyediakan backup outlet dari pelabuhan," ujarnya dalam diskusi virtual, Jumat (20/11/2020).

Selain itu lanjut Budi, adanya Pelabuhan Patimban juga dimaksudkan guna meningkatkan efisiensi ekspor produk Indonesia ke luar negeri khususnya otomotif. Sehingga diharapkan bisa meningkatkan ekonomi dan membuka lapangan kerja sebanyak-banyaknya.

(Baca Juga: Lokasi Strategis Dekat Pelabuhan Patimban, Subang Primadona Baru Industri )

"Saya berharap pelaku usaha dapat mengeksplorasi Patimban sehingga makin membuka lapangan kerja bagi masyarakat seluruh Indonesia khususnya masyarakat Subang," jelasnya.

Oleh karena itu, saat ini Kementerian Perhubungan (Kemenhub) sedang menyiapkan semua yang berkaitan dengan keselamatan. Sehingga ketika beroperasi bisa berjalan dengan lancar. "Nah ini juga kita pastikan bahwa Patimban menjamin keselamatan pelayaran dan eksplorasi migas," kata Budi Karya.
(akr)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1883 seconds (11.210#12.26)