Pasar Domestik Jadi Penguat Ketahanan Pangan

Sabtu, 21 November 2020 - 08:35 WIB
loading...
Pasar Domestik Jadi...
Pemerintah berupaya mendorong daya saing pangan di perdagangan domestik lewat korporatisasi petani. Foto: dok/Okezone
A A A
JAKARTA - Pemerintah berupaya mendorong daya saing pangan di perdagangan domestik lewat korporatisasi petani. Namun, upaya itu diharapkan tidak mengabaikan perlindungan terhadap kepentingan petani dan usaha mikro kecil.

Hal ini ditunjukkan oleh kontraksi pertumbuhan ekonomi kuartal III-2020 sebesar minus 3,49% dan membuat Indonesia resmi masuk ke dalam jurang resesi, yang pada kuartal sebelumnya pertumbuhan ekonomi nasional telah meningkat hingga 5,2%?. (Baca: Mewaspadai Cita Rasa Dunia: Indah tapi Beracun)

Namun, di tengah pertumbuhan ekonomi yang negatif, sektor pertanian masih mampu menghasilkan pertumbuhan yang positif. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) produk domestik bruto (PDB) di sektor pertanian pada kuartal III tumbuh hingga 1,01%. Sedangkan untuk sektor lainnya seperti industri pengolahan turun sebesar 4,31%?, konstruksi minus 4,52%, perdagangan minus 5,03%, serta pertambangan minus 4,28%.

Untuk meningkatkan sektor pangan perlu adanya langkah dan kebijakan untuk memaksimalkan kekuatan pasar domestik menjadi strategi yang tepat, baik dari sisi permintaan maupun suplai. Sebab, jika dilihat dari sisi permintaan daya beli masyarakat masih perlu didorong.

"Melihat dari data yang ada, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia melihat sektor pertanian dan pangan bisa menjadi kunci pendorong pemulihan ekonomi nasional. Tetapi, itu semua harus juga didukung dengan upaya memulihkan tingkat konsumsi domestik yang tertekan oleh pandemi Covid-19," jelas Ketua Komite Tetap Ketahanan Pangan Kadin, Franciscus Welirang.

Agar lebih mengembangkan sektor pangan diperlukan langkah dan kebijakan untuk memaksimalkan kekuatan pasar domestik menjadi strategi, baik dari sisi permintaan maupun suplai. Sebab, bila dilihat dari segi permintaan, minat daya beli masyarakat harus terus didorong. (Baca juga: Januari 2021, Sekolah Boleh Gelar Tatap Muka)

Bila dilihat dari sisi suplai pangan, Franciscus melihat harus ada terobosan untuk mensubtitusi komoditas pangan impor melalui peningkatan produksi dalam negeri, seperti daging sapi, sayuran dan buah-buahan. Faktor ini harus dikelola agar tercipta keberlangsungan produksi di sektor pertanian sehingga harga komoditas tetap stabil dan kesejahteraan petani pun meningkat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mendorong Standar Baru...
Mendorong Standar Baru Hilirisasi Nikel Berkelanjutan Tengah Tuntutan Global
Penjelasan soal Aturan...
Penjelasan soal Aturan Tarif PPh Final 0,5% Kini Khusus buat UMKM
Lewat LinkUMKM BRI,...
Lewat LinkUMKM BRI, Zdrink Kembangkan Minuman Cokelat Instan Berbahan Kakao Khas Lampung
Holding Ultra Mikro...
Holding Ultra Mikro Buktikan Dampak Nyata, Evanti Sukses Usaha Rumahan hingga Jadi Agen BRILink
Kadin Ungkap Nilai Dagang...
Kadin Ungkap Nilai Dagang Indonesia-Prancis Tembus USD1 Miliar di Kuartal I-2026
Serap Beras Petani,...
Serap Beras Petani, Kapasitas Gudang Bulog Ditambah hingga 7 Juta Ton
Relawan Tim 8 Prabowo-Gibran:...
Relawan Tim 8 Prabowo-Gibran: Program Perhutanan Sosial Jangkau 2 Juta Keluarga Petani
Gelar Rakernas di Yogyakarta,...
Gelar Rakernas di Yogyakarta, APJI Perkuat Kolaborasi dan Profesionalisme
PP 20/2026: Menambah...
PP 20/2026: Menambah Penerimaan Negara atau Menambah Beban UMKM?
Rekomendasi
LPSK Siap Berikan Perlindungan...
LPSK Siap Berikan Perlindungan bagi Justice Collaborator Kasus BGN dan Imipas
Pengadilan Tinggi Singapura...
Pengadilan Tinggi Singapura Tolak Gugatan Paulus Tanos, Menkum Koordinasi KPK dan Polri
Rupiah Tembus Rp18.000...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Nana Mirdad hingga Maia Estianty Ikut Resah
Berita Terkini
Rupiah Ambruk Tembus...
Rupiah Ambruk Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Pengusaha Ritel Sport Jantung
Lindungi Konsumen, Pakar...
Lindungi Konsumen, Pakar UI Ingatkan Dampak Paparan BPA Galon Guna Ulang
IHSG Kembali Babak Belur...
IHSG Kembali Babak Belur Siang Ini, Nyungsep 2,53% ke 5.692
Teknologi Fungisida...
Teknologi Fungisida Baru Syngenta Dukung Target Swasembada Beras
Prabowo Resmi Rilis...
Prabowo Resmi Rilis Aturan Ekspor 3 Komoditas Lewat Satu Pintu, Ini Ketentuannya
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
Infografis
Gubernur DKI Dorong...
Gubernur DKI Dorong Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved