Di Bawah Kepemimpinan Saudi, G20 Suntikkan USD11 T untuk Lindungi Ekonomi

Sabtu, 21 November 2020 - 22:42 WIB
loading...
Di Bawah Kepemimpinan...
Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud menyebutkan bahwa Arab Saudi telah membuktikan komitmennya selama memimpin G20 dalam memerangi pandemi Covid-19. Foto/SINDOnews/Michelle Natalia
A A A
JAKARTA - Raja Arab Saudi ketujuh sekaligus Penjaga Dua Kota Suci, Salman bin Abdulaziz al-Saud menyebutkan bahwa Arab Saudi telah membuktikan komitmennya selama memimpin G20 dalam memerangi pandemi Covid-19.

Salman mengatakan, selama KTT Luar Biasa, pihaknya segera memobilisasi sumber daya yang ada. Dan pada permulaan krisis, lebih dari USD21 miliar telah digelontorkan untuk mendukung upaya global dalam menangkal dampak pandemi.

"Kami juga telah mengambil langkah-langkah yang luar biasa untuk mendukung perekonomian dengan menyuntikkan lebih dari USD11 triliun untuk menopang para individu dan bisnis," ujar Salman dalam sambutannya di G20 Riyadh Summit di Riyadh, Arab Saudi, pada Sabtu malam (21/11/2020).

(Baca juga: Tertinggi di G20, China Beri Keringanan Utang USD2,1 M ke Negara Berkembang )

Selain itu, G20 dibawah Arab Saudi telah memperluas jaring pengaman sosial untuk melindungi kelompok yang rentan kehilangan pekerjaan ataupun sumber pendapatan. Demi memenuhi tujuan ini, G20 juga sudah memberikan program dukungan darurat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ekonomi RI 5,61% Tertinggi...
Ekonomi RI 5,61% Tertinggi di G20, Airlangga Akui Berkat Momentum Ramadan dan Lebaran
Indonesia Pamer QRIS...
Indonesia Pamer QRIS di KTT G20, Bisa Dipakai di ASEAN, Jepang hingga Korsel
G-20 Serukan Perlindungan...
G-20 Serukan Perlindungan Mineral Kritis, Sindiran Terselubung ke China
Krisis Utang Hantam...
Krisis Utang Hantam Afrika, Ketua G20 Menyerukan Aksi Global
AS Boikot Pertemuan...
AS Boikot Pertemuan G20 di Afrika Selatan, Begini Duduk Perkaranya
Penghinaan AS Terhadap...
Penghinaan AS Terhadap G20 Afrika Selatan Bisa Jadi Hadiah bagi Negara-negara BRICS
Gibran Sikapi Konflik...
Gibran Sikapi Konflik Gaza hingga Sudan di KTT G20: Dunia Tidak Boleh Menormalisasi Penderitaan
Wapres Gibran Pamer...
Wapres Gibran Pamer Program MBG di KTT G20
Seskab Teddy Ungkap...
Seskab Teddy Ungkap Alasan Presiden Prabowo Tak Hadiri KTT G20 di Afsel
Rekomendasi
Aturan Baru FIFA Makan...
Aturan Baru FIFA Makan Korban Pertama: Almiron Dikartu Merah Gara-Gara Tutup Mulut
Perkenalkan Budaya Aceh,...
Perkenalkan Budaya Aceh, Peserta Audisi Miss Indonesia 2026 Tampil dengan Tari Ratoh Jaroe
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Berita Terkini
Jangan Sampai Lolos!...
Jangan Sampai Lolos! BRI Consumer Expo 2026 Makassar Hadirkan Promo Gila-gilaan dari Rumah, Mobil, sampai Tiket Liburan
Pendaftaran Pelatihan...
Pendaftaran Pelatihan Vokasi Batch 3 Resmi Dibuka, Kuotanya 20 Ribu Peserta
Dorong Bioenergi, PLN...
Dorong Bioenergi, PLN EPI Siap Serap 10 Juta Ton Biomassa di 2030
IHSG Sepekan Melonjak...
IHSG Sepekan Melonjak 2,82%, Kapitalisasi Pasar Bertambah Jadi Rp10.788 Triliun
Indo Build Tech 2026,...
Indo Build Tech 2026, AMBPI Bawa Sejumlah Inovasi Baru
Bidik Pasar Indonesia...
Bidik Pasar Indonesia Timur, Jafran Indonesia Kenalkan JR 737 di PENAS XVII
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved