Khawatir Pandemi Memburuk, Miliarder Dunia Tumpuk Uang Tunai

Senin, 23 November 2020 - 11:12 WIB
loading...
A A A
“Ke depannya, semakin banyak perusahaan menjual obligasi untuk mengatasi krisis keuangan sebagai dampak Covid-19,” kata Jerry Cudzil, kepala perdagangan kredit TCW Group. “Banyak perusahaan mengakses pasar modal dibandingkan sebelum Covid-19,” imbuhnya.

Banyak perusahaan kapal pesiar juga terkena dampak corona. Carnival, perusahaan kapal pesiar terbesar di dunia, mengajukan penjualan USD1,5 miliar pada sahamnya. Perusahaan kapal pesiar Norwegia, Cruise Line Holdings akan mengambil kesempatan dengan menjual saham untuk mendapatkan uang tunai. “Kita perlu mendapatkan uang dari pasar ekuitas,” kata CEO Cruise Line Holdings, Mark Kempa. (Lihat videonya: Ratusan Pengunjuk Rasa Bakar Gedung Kongres Guatemala)

American Airlines juga menjual saham senilai USD500 juta untuk memperkuat likuiditas. Hal sama juga dilakukan jaringan bioskop, AMC Entertainment Holdings juga mencoba bertahan dengan menawarkan USD20 juta sahamnya. Banyak perusahaan yang terdampak pandemi ingin menggaet lebih banyak investor.

“Banyak perusahaan perawatan kesehatan dan teknologi ingin melihat cahaya di akhir terowongan,” kata Santosh Sreenivasan, kepala JPMorgan Chase & Co’s. “Mereka ingin mengambil uang yang atraktif,” imbuhnya. (Andika H Mustaqim)
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Orang Super Kaya Indonesia...
Orang Super Kaya Indonesia Diramal Melonjak Tercepat di Dunia, tapi Kelas Menengah Menyusut
Ketimpangan Makin Lebar,...
Ketimpangan Makin Lebar, 1,5% Populasi Menguasai hampir 50 Persen Total Kekayaan Dunia
Kemnaker: Korban PHK...
Kemnaker: Korban PHK Tembus 43.000 Orang, Sektor Manufaktur Terbanyak
Kabar Buruk, Perusahaan...
Kabar Buruk, Perusahaan Rokok Raksasa Ini Bakal PHK 9.000 Karyawan
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
BI Sangkal Cadangan...
BI Sangkal Cadangan Devisa Terkuras, Masih di Atas Standar IMF
Kepala BGN Nanik Deyang...
Kepala BGN Nanik Deyang Pastikan Anak Orang Kaya Tak Akan Dapat MBG Lagi
Krisis Ekonomi China...
Krisis Ekonomi China Dorong Media CCTV Masuk ke Bisnis E-commerce
Mitigasi Krisis
Mitigasi Krisis
Rekomendasi
Atlet Berkuda Narantraya...
Atlet Berkuda Narantraya Jeihan Widjaya Naik Podium, Sabet Posisi Tiga Djiugo Next Adventure 2026
MAKI Bakal Ajukan Praperadilan...
MAKI Bakal Ajukan Praperadilan atas Pelimpahan Kasus Febrie Adriansyah dari Polri ke Kejagung
Penampakan Tiang dan...
Penampakan Tiang dan Tangga JPO Tendean Dipotong Petugas Gabungan
Berita Terkini
Mengintegrasikan AI...
Mengintegrasikan AI Demi Mewujudkan Ekosistem Investasi Mass Market
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
Harga MinyaKita Tembus...
Harga MinyaKita Tembus Rp16.000 per Liter di Atas HET, Apa Sebabnya?
Kimia Farma Siapkan...
Kimia Farma Siapkan Rantai Layanan Hulu-Hilir Percepat Penanggulangan TB
Esgin dan Agraus Resources...
Esgin dan Agraus Resources Sinergi Garap Potensi Investasi Hijau dan Ekonomi Karbon
Kasus Hukum Febrie Momentum...
Kasus Hukum Febrie Momentum Audit Menyeluruh Tata Kelola Sawit Sitaan Negara
Infografis
Daftar Top Skor Sementara...
Daftar Top Skor Sementara Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved