Restrukturisasi Kredit Perbankan Capai Rp932,4 Triliun
Selasa, 24 November 2020 - 14:08 WIB
loading...
Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat bahwa restrukturisasi kredit perbankan per 26 Oktober 2020 telah mencapai Rp932,4 triliun dengan debitur sebanyak 7,53 juta.
Angka tersebut terdiri atas kredit UMKM sebesar Rp369,8 triliun dengan 5,84 juta debitur dan non-UMKM sebesar Rp562,5 triliun dengan 1,69 juta debitur.
Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Wimboh Santoso mengatakan, untuk restrukturisasi kredit perusahaan pembiayaan per 17 November 2020 telah mencapai Rp181,3 triliun dengan 4,87 juta kontrak yang disetujui. Sementara itu, lembaga keuangan mikro sebesar Rp26,44 miliar dari 32 LKM dan bank wakaf mikro Rp4,52 miliar dari 13 BWM.
(Baca juga: Curhatan OJK Soal Tantangan dan Kendala Penerapan Restrukturisasi Kredit )
"Angka ini sebenarnya cukup reasonable karena kita sudah perkirakan sebelumnya. Ini adalah hal yang biasa terjadi di negara lain juga. Kita meyakini ini akan berakhir pada saat recovery ekonomi sudah mulai jalan dan para pengusaha sudah bisa mengangsur kembali," ujar Wimboh dalam acara CEO Networking 2020 secara virtual, Selasa (24/11/2020).
Angka tersebut terdiri atas kredit UMKM sebesar Rp369,8 triliun dengan 5,84 juta debitur dan non-UMKM sebesar Rp562,5 triliun dengan 1,69 juta debitur.
Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Wimboh Santoso mengatakan, untuk restrukturisasi kredit perusahaan pembiayaan per 17 November 2020 telah mencapai Rp181,3 triliun dengan 4,87 juta kontrak yang disetujui. Sementara itu, lembaga keuangan mikro sebesar Rp26,44 miliar dari 32 LKM dan bank wakaf mikro Rp4,52 miliar dari 13 BWM.
(Baca juga: Curhatan OJK Soal Tantangan dan Kendala Penerapan Restrukturisasi Kredit )
"Angka ini sebenarnya cukup reasonable karena kita sudah perkirakan sebelumnya. Ini adalah hal yang biasa terjadi di negara lain juga. Kita meyakini ini akan berakhir pada saat recovery ekonomi sudah mulai jalan dan para pengusaha sudah bisa mengangsur kembali," ujar Wimboh dalam acara CEO Networking 2020 secara virtual, Selasa (24/11/2020).
Lihat Juga :