Yellen Jadi Menkeu Biden, Stimulus Fiskal Membesar

loading...
Yellen Jadi Menkeu Biden, Stimulus Fiskal Membesar
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
JAKARTA - Rilis rapat dewan gubernur bank sentral Amerika (Federal Reserve/The Fed ) yang dilaksanakan pada bulan Oktober menunjukkan adanya diskusi mengenai cara untuk menambah kebijakan moneter akomodatif dalam rangka membantu proses pemulihan ekonomi akibat pandemi Covid-19 .

Pengamat Ekonom Hans Kwee mengatakan para pejabat The Fed berupaya menyediakan lebih banyak akomodasi bagi ekonomi agar pemulihan dari pandemi terus berlanjut. ( Baca juga:Erick Thohir Terapkan Penilaian yang Bikin Direksi BUMN Tak Bisa Leyeh-leyeh )

"The Fed juga melihat adanya potensi kenaikan risiko terganggunya proses pemulihan ekonomi akibat naiknya kasus infeksi Covid-19 di Amerika. Tambahan stimulus moneter tentu menjadi sentimen positif bagi pasar keuangan," katanya di Jakarta, Minggu (29/11/2020).

Presiden terpilih Joe Biden mempunyai pekerjaan berat memilih menteri yang akan membantunya dalam memulihkan Amerika secara global, menjadi pimpinan globalnya, dan menjadi pimpinan moral. "Diharapkan AS menjadi pemimpin dalam menghadapi pandemi," sebut dia.



Pencalonan mantan Kepala Federal Reserve Janet Yellen sebagai Menteri Keuangan mendapat apresiasi positif dari pasar dan meningkatkan harapan stimulus fiskal besar. Yellen yang dianggap seorang ekonom tenaga kerja diperkirakan akan meningkatkan pengeluaran pemerintah untuk mendorong ekonomi keluar dari resesi akibat pandemi. ( Baca juga:Pemerintah Mengutuk Keras Pembantaian Satu Keluarga di Sigi Sulteng )

Bahkan yellen juga memperhatikan utang AS yang meningkat pesat dan defisit anggaran yang memburuk. "Harapan stimulus fiskal yang lebih besar di era Biden kembali meningkat," tukas Hans.
(uka)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top