Soal Industri Halal, Ternyata RI Kalah Start dengan Thailand

Senin, 30 November 2020 - 13:46 WIB
loading...
Soal Industri Halal,...
FOTO/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Indonesia baru mulai mengalihkan fokus kepada ekonomi syariah dan industri halal pada tahun 2017. Namun, negara tetangga, Thailand telah terlebih dahulu memulai untuk menuju ke industri halal global.

Kepala Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah Bank Indonesia, Anwar Bashori mengatakan, Thailand telah memiliki visi dapur halal dunia sejak lama dan hal tersebut dimotori oleh Professor Winai Dahlan yang merupakan cucu dari KH Ahmad Dahlan pendiri Muhammadiyah. Diketahui, Winai bersama Chulalongkorn University mendirikan The Halal Science Center, Chulalongkorn University (HSC-CU) pada tahun 2004.

"Di negara lain yang paling krusial dari ini semua adalah di Thailand yang agak sedikit menggelitik kita, Thailand menjadi visi dapur halal dunia sementara yang mengembangkan adalah Prof Winai Dahlan, cucunya Haji Ahmad Dahlan, kan sangat lucu sekali," ujar Anwar dalam Webinar Syariah Series KAFEGAMA 2020, Senin (30/11/2020).

Baca Juga: Punya Potensi Besar, RI Optimistis Rajai Produk Halal Dunia

Anwar menambahkan, di saat Indonesia belum mengenal industri halal atau bagaimana ekonomi syariah berkembang justru di Thailand yang notabene penduduk muslimnya hanya lima persen visinya sudah mengetahui dapur halal dunia. "Dan 25 persen ekspor halal bumbu dunia itu disuplai Thailand, yang mengembangkan Prof Winai Dahlan, orang Jogja juga," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BRI Gandeng Syailendra...
BRI Gandeng Syailendra Capital Hadirkan Investasi Syariah melalui Super App BRImo
Ambil Peluang Investasi...
Ambil Peluang Investasi Syariah di Booth MNC Sekuritas dalam Sharia Investment Week 2026
Mengulik Penyebab Ekonomi...
Mengulik Penyebab Ekonomi Syariah Indonesia Masih Tertinggal dari Malaysia
Prudential Syariah dan...
Prudential Syariah dan MPW PP Muhammadiyah Bekali Mahasiswa Perencanaan Keuangan Syariah
EKSiS 2025 Digelar di...
EKSiS 2025 Digelar di Lima Kota, Raih Hampir 10.000 Pembukaan Rekening Baru
GP Ansor Siap Jadi Motor...
GP Ansor Siap Jadi Motor Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Syariah dan UMKM
Darunnajah Jadi Tuan...
Darunnajah Jadi Tuan Rumah Literasi Keuangan Syariah Nasional Bersama OJK
Ibas Ajak Perkuat Ekonomi...
Ibas Ajak Perkuat Ekonomi Syariah Berkeadilan untuk Indonesia Sejahtera
Jadi Favorit Berbuka...
Jadi Favorit Berbuka Puasa, Marshmallow Halal Ini Curi Perhatian di Bazar BPJPH
Rekomendasi
Banjir Tapanuli Utara...
Banjir Tapanuli Utara Jadi Alarm, YSSC Desak Gerakan Nyata Pulihkan Hutan
MICoCS 2026: Akademisi...
MICoCS 2026: Akademisi Dunia Kupas Tantangan AI bagi Industri Media dan Komunikasi
Komentar Judi Online...
Komentar Judi Online Dinilai Bukan Sekadar Promosi, Pakar: Tapi Upaya Provokasi Sistematis
Berita Terkini
Neraca Dagang Defisit...
Neraca Dagang Defisit Perdana usai 72 Bulan Surplus, Ini Biang Keladinya
Digitalisasi Kunci Kecepatan...
Digitalisasi Kunci Kecepatan Jasa Raharja Cairkan Santunan Korban Kecelakaan
Indonesia-Belarus Bidik...
Indonesia-Belarus Bidik Peningkatan Perdagangan dan Investasi Bilateral
DJP Targetkan Pajak...
DJP Targetkan Pajak Digital Melonjak Dua Kali Lipat, dari Marketpalce Rp24 Triliun
Sah, 4 Marketplace Ini...
Sah, 4 Marketplace Ini Resmi Pungut Pajak PPh 22
Investor RI Mulai Lirik...
Investor RI Mulai Lirik Saham AI Global, Bittime Hadirkan Fitur Earn
Infografis
Ternyata Iran Serang...
Ternyata Iran Serang Israel hanya dengan Rudal-rudal Kedaluwarsa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved