Meski Laba Merosot, Maybank Tetap Keukeuh Sebar Dividen
Senin, 30 November 2020 - 18:59 WIB
loading...
Maybank berencana membagikan dividen interim sebesar 13,5 sen Ringgit Malaysia (RM). Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Meskipun laba bersih Malayan Banking Berhad (Maybank) merosot pada kuartal III/2020, namun perseroan tetap berencana membagikan dividen interim sebesar 13,5 sen Ringgit Malaysia (RM).
Hingga akhir September 2020, Maybank hanya mampu mencatat laba bersih diangka 1,95 miliar Ringgit Malaysia atau turun 2,5% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar RM 2,00 miliar.
Dividen akan dibayarkan berdasarkan Dividend Reinvestment Plan / DRP (Rencana Reinvestasi Dividen), dimana bank dapat memilih untuk menginvestasikan kembali menjadi new ordinary shares (saham baru) atau dibayarkan secara tunai.
Chairman Maybank, Tan Sri Dato’ Sri Zamzamzairani Mohd Isa mengatakan dengan peningkatan kinerja kuartal ketiga, Maybank telah memutuskan untuk melanjutkan pembayaran dividen interim kepada para pemegang saham, meskipun dengan nilai yang lebih rendah dibandingkan sebelumnya sehubungan dampak pandemi Covid-19.
(Baca Juga : Laba Maybank Anjlok, Ini Gara-garanya! )
“Meskipun posisi permodalan Maybank tetap kuat, tetapi kami akan tetap mengambil sikap berhati-hati dengan Dividend Reinvestment Plan / DRP (Rencana Reinvestasi Dividen) di mana seluruh porsinya dapat dipilih. Prioritas kami adalah untuk selalu berupaya menyeimbangkan kepentingan pemegang saham dengan kebutuhan untuk menjaga buffer yang cukup jika terjadi ketidakpastian yang berkepanjangan, serta untuk mendanai rencana pertumbuhan kami di masa depan,” kataTan Sri Dato’ Sri Zamzamzairani Mohd Isa di Jakarta, Senin (30/11/2020).
Sementara, Group President & CEO, Datuk Abdul Farid Alias mengatakan Maybank telah berupaya untuk memitigasi dampak dari modification loss, penurunan suku bunga dan provisi yang lebih tinggi melalui berbagai inisiatif seperti memastikan pertumbuhan di segmen Community Financial Services, merealisasikan nilai dari beberapa investasi, mengurangi biaya pendanaan dan mengelola overhead secara ketat sambil memastikan Group untuk terus berinvestasi di bidang yang dibutuhkan.
Hingga akhir September 2020, Maybank hanya mampu mencatat laba bersih diangka 1,95 miliar Ringgit Malaysia atau turun 2,5% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar RM 2,00 miliar.
Dividen akan dibayarkan berdasarkan Dividend Reinvestment Plan / DRP (Rencana Reinvestasi Dividen), dimana bank dapat memilih untuk menginvestasikan kembali menjadi new ordinary shares (saham baru) atau dibayarkan secara tunai.
Chairman Maybank, Tan Sri Dato’ Sri Zamzamzairani Mohd Isa mengatakan dengan peningkatan kinerja kuartal ketiga, Maybank telah memutuskan untuk melanjutkan pembayaran dividen interim kepada para pemegang saham, meskipun dengan nilai yang lebih rendah dibandingkan sebelumnya sehubungan dampak pandemi Covid-19.
(Baca Juga : Laba Maybank Anjlok, Ini Gara-garanya! )
“Meskipun posisi permodalan Maybank tetap kuat, tetapi kami akan tetap mengambil sikap berhati-hati dengan Dividend Reinvestment Plan / DRP (Rencana Reinvestasi Dividen) di mana seluruh porsinya dapat dipilih. Prioritas kami adalah untuk selalu berupaya menyeimbangkan kepentingan pemegang saham dengan kebutuhan untuk menjaga buffer yang cukup jika terjadi ketidakpastian yang berkepanjangan, serta untuk mendanai rencana pertumbuhan kami di masa depan,” kataTan Sri Dato’ Sri Zamzamzairani Mohd Isa di Jakarta, Senin (30/11/2020).
Sementara, Group President & CEO, Datuk Abdul Farid Alias mengatakan Maybank telah berupaya untuk memitigasi dampak dari modification loss, penurunan suku bunga dan provisi yang lebih tinggi melalui berbagai inisiatif seperti memastikan pertumbuhan di segmen Community Financial Services, merealisasikan nilai dari beberapa investasi, mengurangi biaya pendanaan dan mengelola overhead secara ketat sambil memastikan Group untuk terus berinvestasi di bidang yang dibutuhkan.
Lihat Juga :