Diterjang Pandemi, Bisnis MICE Hadapi Tantangan Berat untuk Pulih
Selasa, 01 Desember 2020 - 14:20 WIB
loading...
A
A
A
Dia menuturkan, Kemenparekraf tetap mendorong adanya kegiatan MICE meskipun tidak terlampau besar. Hal ini dilakukan agar industrinya tetap berjalan dan masyarakat bisa terbiasa dengan protokol kesehatan baru.
(Baca Juga: Pulihkan Industri MICE, Kemenparekraf Sudah Kumpulkan 400 Buyer dan Seller)
Di sisi lain, Kemenparekraf juga sudah membuat protokol kesehatan berupa Cleanliness, Health, Safety, and Environmental Sustainability (CHSE) dan menyosialisasi kepada masyarakat.
"Kalau kita tidak pernah menjalankan protokol tersebut, akhirnya orang tidak tahu bagaimana ke depan menjalankan protokol itu. Saran saya kepada dinas pariwisata bisa berkolaborasi dengan pemberi izin untuk menyosialisasikan protokol tersebut," jelasnya.
Rizki berharap meskipun dilakukan secara virtual, pertemuan ini bisa tetap mempromosikan produk seller dan buyer. "Yang paling penting komunikasi. Buat para seller tetaplah mempromosikan produk Anda dan buat buyer ketahuilah apa yang sedang dibutuhkan," tandasnya.
(Baca Juga: Pulihkan Industri MICE, Kemenparekraf Sudah Kumpulkan 400 Buyer dan Seller)
Di sisi lain, Kemenparekraf juga sudah membuat protokol kesehatan berupa Cleanliness, Health, Safety, and Environmental Sustainability (CHSE) dan menyosialisasi kepada masyarakat.
"Kalau kita tidak pernah menjalankan protokol tersebut, akhirnya orang tidak tahu bagaimana ke depan menjalankan protokol itu. Saran saya kepada dinas pariwisata bisa berkolaborasi dengan pemberi izin untuk menyosialisasikan protokol tersebut," jelasnya.
Rizki berharap meskipun dilakukan secara virtual, pertemuan ini bisa tetap mempromosikan produk seller dan buyer. "Yang paling penting komunikasi. Buat para seller tetaplah mempromosikan produk Anda dan buat buyer ketahuilah apa yang sedang dibutuhkan," tandasnya.
(fai)
Lihat Juga :