Libur Akhir Tahun Dipangkas, KAI Hitung Jumlah Kereta yang Akan Dioperasikan

Selasa, 01 Desember 2020 - 19:50 WIB
loading...
Libur Akhir Tahun Dipangkas,...
Menyambut libur Natal dan tahun baru, PT KAI Daop 1 Jakarta telah membuka pemesanan tiket KA Jarak Jauh. Foto/SINDOphoto/Yorri Farli
A A A
JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI akan melakukan pembahasan internal mengenai pengoperasian kereta api untuk libur natal dan tahun baru 2021. Dalam pembahasan tersebut nantinya akan diputuskan berapa jumlah kereta yang akan dioperasikan pada periode libur akhir tahun dan tahun baru.

Hal ini juga merespon keputusan pemerintah yang memangkas libur akhir tahun sebanyak 3 hari. Adapun keputusan pemangkasan libur akhir tahun baru diumumkan oleh Menteri Koordinator Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy pada sore hari tadi.

“Akan dibahas, karena kan aturannya baru diumumkan hari ini oleh Menko PMK,” ujar VP Public Relations KAI Joni Martinus saat dihubungi MNC News Portal, Selasa (1/12/2020).

(baca juga: Pemerintah Tak Larang Perusahaan yang Perpanjang Liburan )

Dalam pengoperasian kereta nanti, lanjut Joni, perseroan akan memperhatikan permintaan dari masyarakat. Artinya, jika permintaan tinggi tidak menutup kemungkinan akan ada tambahan jumlah kereta yang dioperasikan.

“Betul jika memang nantinya permintaan pelanggan sangat meningkat dan berdasarkan evaluasi perlu untuk menambah perjalanan kereta, tentu kita akan upayakan penambahan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” jelasnya.

Joni memastikan dalam pengoperasian kereta, pihaknya akan menyesuaikan dengan keputusan pemerintah tersebut. Hal ini untuk mengikuti arahan dari pemerintah terkait libur natal dan akhir tahun.

“KAI tentu akan menyesuaikan pengoperasian dan penambahan perjalanan KA pada masa libur natal dan tahun baru 2021 mengikuti arahan dari pemerintah,” ucapnya.

(Baca juga; Terapkan Protokol Kesehatan, KAI Hanya Jual 70% Tiket Kereta Api untuk Libur Natal dan Tahun Baru )

Joni menambahkan, masyarakat tidak perlu khawatir untuk menggunakan transportasi kereta api. Pasalnya, PT KAI telah menerapkan protokol kesehatan yang ketat dari mulai di stasiun hingga di dalam kereta.

“Kami tegaskan, bahwa masyarakat tidak perlu ragu untuk naik kereta api pada masa libur natal dan akhir tahun 2021 karena KAI telah menerapkan berbagai protokol kesehatan secara ketat dan disiplin setiap waktu sejak di stasiun dan di atas KA,” jelasnya.

(Baca juga: 180 Dokter Gugur karena Covid-19, IDI Minta Semua Pihak Komitmen Jalankan Protokol Kesehatan )

Sebagai informasi, pemerintah memangkas libur akhir tahun sebanyak tiga hari yaitu tanggal 28,29 dan 30 Desember 2020. Menko PMK Muhadjir Effendi mengatakan, cuti bersama Natal akan tetap libur di tanggal 24 Desember. Kemudian tanggal 25 Desember juga tetap libur karena Hari Raya Natal. Sementara tanggal 26 dan 27 Desember merupakan hari Sabtu dan Minggu yang otomatis libur.

“Ada pun liburnya sebagai berikut mulai tanggal 24 sampai 27 Desember libur 24 cuti bersama Natal. 25 Hari raya Natal kemudian 26 Sabtu dan 27 Minggu. Kemudian tanggal 28, 29, 30 tidak libur tetap masuk kerja seperti biasa. Baru kemudian tanggal 31 baru libur sebagai pengganti Idul Fitri. Kemudian tanggal 1 adalah otomatis libur 1 Januari. Tanggal 2 Hari Sabtu dan 3 Januari hari Minggu,” jelas Muhadjir.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
1,3 Juta Tiket Kereta...
1,3 Juta Tiket Kereta Ludes Terjual saat Libur Panjang hingga 1 Juni 2026
Penjualan Tiket Kereta...
Penjualan Tiket Kereta di Long Weekend Capai 685.933, Ini 10 Stasiun dengan Keberangkatan Tertinggi
Hindari Blokade AS,...
Hindari Blokade AS, Iran Alihkan Perdagangan ke Jalur Kereta Api China
Komisi V DPR Dorong...
Komisi V DPR Dorong Evaluasi Sistem Keselamatan Kereta Api
Desakan Mundur Dirut...
Desakan Mundur Dirut KAI, Pengamat: Evaluasi Harus Objektif, Bukan Tekanan Politik
KAI Catatkan Penjualan...
KAI Catatkan Penjualan Tiket 3,6 Juta, Okupansi KA Jarak Jauh Tembus 120%
KA PSO Layani 7,88 Juta...
KA PSO Layani 7,88 Juta Pelanggan, Mobilitas Terjangkau Kian Meluas
KAI Perkuat Transformasi...
KAI Perkuat Transformasi Energi Lewat Biodiesel B50
KAI Jadi Benchmark Layanan...
KAI Jadi Benchmark Layanan Publik Indonesia, Dinilai Mampu Bersaing secara Global
Rekomendasi
Xiaomi Kenalkan Tangan...
Xiaomi Kenalkan Tangan Robot untuk Pengisian Daya Baterai Mobil Listrik
Ini Alasan Trump Puji...
Ini Alasan Trump Puji Putin dan Xi Jinping atas Kesepakatan Damai AS-Iran
Sambut 1 Muharram, Ulama...
Sambut 1 Muharram, Ulama Ajak Masyarakat Tolak Provokasi dan Jaga Persatuan Umat
Berita Terkini
Libur 1 Muharram, Harga...
Libur 1 Muharram, Harga Emas Antam Stagnan di Rp2,7 Juta per Gram
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
Kapal Tanker India Lintasi...
Kapal Tanker India Lintasi Selat Hormuz, Tandai Pulihnya Jalur Strategis usai Kesepakatan Damai AS-Iran
Ini Prinsip Dasar Manajemen...
Ini Prinsip Dasar Manajemen Risiko yang Wajib Dipahami Setiap Trader Forex
Kebut Program Motor...
Kebut Program Motor dan Kompor Listrik Tahun Depan, Bahlil Anggarkan Rp1,45 Triliun
Hasil Seleksi Pelatihan...
Hasil Seleksi Pelatihan Vokasi Batch 2 Diumumkan 18 Juni 2026, Begini Cara Aksesnya
Infografis
Negara NATO Ini Klaim...
Negara NATO Ini Klaim akan Diinvasi Rusia dalam Beberapa Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved