Sri Mulyani: Inflasi 2020 1,15%, Terendah Selama 6 Tahun Terakhir
Selasa, 01 Desember 2020 - 23:01 WIB
loading...
Menkeu Sri Mulyani Indrawati mengatakan, bahwa tingkat inflasi di tahun 2020 adalah sebesar 1,5%. Angka tersebut merupakan yang terendah selama 6 tahun terakhir. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan, bahwa tingkat inflasi di tahun 2020 adalah sebesar 1,5%. Angka tersebut merupakan yang terendah selama 6 tahun terakhir.
"Outlook 2020 kita perkirakan inflasi 1,5 persen. sangat rendah dalam 6 tahun terakhir. Jauh lebih rendah, single digit dan sangat rendah," katanya dalam Konferensi Pers Strategi Implementasi APBN 2021, Selasa (1/12/1010).
(Baca Juga: Pengumuman: Sah, November Terjadi Inflasi 0,28% )
Ia menilai bahwa rendahnya inflasi yang terjadi di Tanah Air karena adanya pandemi covid-19, sehingga menyebabkan permintaan menurun. Dimana BPS pada hari ini merilis data inflasi pada bulan November 2020 terjadi inflasi sebesar 0,28 %.
"Hari ini BPS sampaikan inflasi dan kita lihat masih di relatif rendah karena permintaan memang masih melemah dengan adanya covid. Di satu sisi berikan efek cost of fund lebih rendah, namun kita tetap perlu berhati-hati melihat dari sisi demand yang harus perlu diperkuat," ujarnya.
"Outlook 2020 kita perkirakan inflasi 1,5 persen. sangat rendah dalam 6 tahun terakhir. Jauh lebih rendah, single digit dan sangat rendah," katanya dalam Konferensi Pers Strategi Implementasi APBN 2021, Selasa (1/12/1010).
(Baca Juga: Pengumuman: Sah, November Terjadi Inflasi 0,28% )
Ia menilai bahwa rendahnya inflasi yang terjadi di Tanah Air karena adanya pandemi covid-19, sehingga menyebabkan permintaan menurun. Dimana BPS pada hari ini merilis data inflasi pada bulan November 2020 terjadi inflasi sebesar 0,28 %.
"Hari ini BPS sampaikan inflasi dan kita lihat masih di relatif rendah karena permintaan memang masih melemah dengan adanya covid. Di satu sisi berikan efek cost of fund lebih rendah, namun kita tetap perlu berhati-hati melihat dari sisi demand yang harus perlu diperkuat," ujarnya.
Lihat Juga :