Menkominfo Yakin Kedatangan Vaksin Asal China Bisa Dongkrak Ekonomi

Senin, 07 Desember 2020 - 10:32 WIB
loading...
Menkominfo Yakin Kedatangan...
Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate mengatakan kedatangan vaksin Covid-19 asal Sinovac Ltd China akan membawa efek positif kepada perekonomian Indonesia. Hal ini merupakan suatu langkah kongkrit dari pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona.

“Indonesia menjadi satu negara yang melakukan langkah konkret. Upaya ini untuk terus mendorong ekonomi bangkit,” kata Johnny dalam konferensi pers secara virtual, Senin (3/12/2020).

(Baca juga: Akan Diuji Mutu BPOM, 1,2 Juta Vaksin Sinovac Disimpan di Bio Farma )

Dia menyatakan pihaknya akan terus menyampaikan informasi ihwal perkembangan Covid-19 secara kredibel dan transparan. Sehingga, diharapkan masyarakat tak termakan isu hoaks yang berseliweran di media sosial.

“Dalam kesempatan ini saya ucapkan terimakasih untuk menyampaikan perkembangan terbaru. Sesuai dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing instansi. Informasi ini diharapklan dapat menjadi acuan kita semua dalam mendukung dan mengawal suksesnya pelaksanaan vaksinasi,” ujarnya.

(Baca juga: Gertak China, AS-Jepang-Prancis Bersiap Manuver Militer Gabungan )

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan bahwa pemerintah telah menerima 1,2 juta dosis vaksin virus corona (Covid-19). Vaksin itu, kata Jokowi, buatan Sinovac. Vaksin tersebut telah tiba di Indonesia pada malam hari ini.

"Saya ingin menyampaikan satu kabar baik, satu kabar baik, bahwa hari ini pemerintah sudah menerima 1,2 juta dosis vaksin Covid-19," kata Jokowi melalui akun Youtube Sekretariat Presiden, kemarin.

(baca juga: Jokowi: 15 Juta Vaksin Akan datang Lagi Bulan Ini )

Jokowi membeberkan bahwa vaksin buatan Sinovac tersebut telah dilakukan uji klinis sejak Agustus 2020. Salah satu yang melakukan uji klinis terhadap vaksin tersebut yakni Bio Farma, di Bandung, Jawa Barat.

"Vaksin ini buatan Sinovac yang kita uji secara klinis di Bandung sejak Agustus 2020, yang lalu," ucap Jokowi. "Kita juga masih mengupayakan 1,8 juta dosisi vaksin yang akan tiba di awal Januari 2021," sambungnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bangun Indonesia Sehat,...
Bangun Indonesia Sehat, Kimia Farma Diagnostika dan Pfizer Perkuat Vaksinasi Nasional
Indonesia Kirim 1,58...
Indonesia Kirim 1,58 Juta Vaksin ke Nigeria Senilai Rp30,3 Miliar
Percepatan Vaksinasi,...
Percepatan Vaksinasi, Kimia Farma Sinergi dengan TNI AD
Bantu 500 Ribu Lebih...
Bantu 500 Ribu Lebih Bayi di Nigeria, Indonesia Kirim 1,5 Juta Vaksin Pentavalen
Percepat Berantas Penyakit...
Percepat Berantas Penyakit Mulut dan Kuku, Vaksin PMK Disebar Serentak di 29 Provinsi
Bio Farma Siapkan 5...
Bio Farma Siapkan 5 Juta Dosis IndoVac untuk Booster Kedua Lansia
Untuk Pertama Kalinya...
Untuk Pertama Kalinya dalam Sejarah, Vaksin Buatan AI Diuji pada Manusia
Habis Covid-19, Muncul...
Habis Covid-19, Muncul Hantavirus: Ini Daftar 5 Perusahaan Vaksin yang Untung Besar-besaran
Vaksin Flu saat Hamil,...
Vaksin Flu saat Hamil, Amankah? Ini Fakta Medis yang Perlu Diketahui
Rekomendasi
Prabowo Terima Usulan...
Prabowo Terima Usulan Rektor, Keuntungan BUMN untuk Riset dan Inovasi
Kecam Dugaan Intimidasi...
Kecam Dugaan Intimidasi Dokter di NTT, Ninik: Sanksi Disiplin Jika Kader PKB Terlibat
Robot Humanoid Mengemis...
Robot Humanoid Mengemis Meminta Sedekah untuk Mengisi Daya
Berita Terkini
Prabowo Targetkan Pangkas...
Prabowo Targetkan Pangkas 1.000 BUMN Jadi Tinggal Tersisa 250
Pahami Prosedur Pemisahan...
Pahami Prosedur Pemisahan dah Pecah Sertifikat Tanah, Berikut Syaratnya
Potongan Aplikator 8%...
Potongan Aplikator 8% Hanya untuk Ojol Bukan Taksi Online, Begini Kata Menhub
Rencana Batasan Tar-Nikotin...
Rencana Batasan Tar-Nikotin dan Penyeragaman Kemasan Dinilai Ancam Industri Kretek Nasional
Bandara Husein Sastranegara...
Bandara Husein Sastranegara Dibuka Lagi, Bagaimana Nasib Kertajati?
Ekspor Batu Bara Dibuka...
Ekspor Batu Bara Dibuka Lagi, Pasokan 141 Juta Metrik Ton Diamankan demi Cegah Pemadaman Listrik
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved