Menteri Teten Dorong Masjid Kembangkan Ekonomi Syariah
Selasa, 08 Desember 2020 - 13:13 WIB
loading...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Potensi ekonomi umat Islam sangatlah besar, dan masjid dapat menjadi fokus utama implementasi pengembangan ekonomi syariah . Terlebih lagi, Indonesia sebagai negara pemilik masjid terbanyak di dunia, yaitu sebanyak 800 ribu masjid (Dewan Masjid Indonesia).
"Sebagaimana kita ketahui bersama, Indonesia adalah negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia, atau sekitar 13% dari seluruh populasi muslim di dunia," ujar MenkopUKM Teten Masduki dalam Webinar Badan Pengelola Masjid Istiqlal bertema “Penguatan Digitalisasi Ekosistem Berbasis Masjid”, Jakarta, Selasa (8/12/2020). ( Baca juga:Singapura Masuk dalam Kelompok 15 Besar Ekonomi Islam Global )
Menurut data, terdapat potensi zakat dan infak sebesar Rp233 triliun per tahun tahun (Baznas). Begitu pun dengan wakaf baik tanah mencapai luas 435.944 hektar (Badan Wakaf Indonesia), maupun wakaf uang senilai Rp217 triliun per tahun (Kemenkeu).
"Trennya terus meningkat, dan pertumbuhan pengumpulan zakat-infak saja dapat mencapai 20-25% per tahun," ucapnya.
Ditambah lagi, data Puskas Baznas RI yang menunjukan bahwa 55% muzakki sudah menunaikan zakat, dan paling banyak menunaikannya di masjid (37%). Sedangkan 44% muzakki yang belum tunaikan zakat.
"Sebagaimana kita ketahui bersama, Indonesia adalah negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia, atau sekitar 13% dari seluruh populasi muslim di dunia," ujar MenkopUKM Teten Masduki dalam Webinar Badan Pengelola Masjid Istiqlal bertema “Penguatan Digitalisasi Ekosistem Berbasis Masjid”, Jakarta, Selasa (8/12/2020). ( Baca juga:Singapura Masuk dalam Kelompok 15 Besar Ekonomi Islam Global )
Menurut data, terdapat potensi zakat dan infak sebesar Rp233 triliun per tahun tahun (Baznas). Begitu pun dengan wakaf baik tanah mencapai luas 435.944 hektar (Badan Wakaf Indonesia), maupun wakaf uang senilai Rp217 triliun per tahun (Kemenkeu).
"Trennya terus meningkat, dan pertumbuhan pengumpulan zakat-infak saja dapat mencapai 20-25% per tahun," ucapnya.
Ditambah lagi, data Puskas Baznas RI yang menunjukan bahwa 55% muzakki sudah menunaikan zakat, dan paling banyak menunaikannya di masjid (37%). Sedangkan 44% muzakki yang belum tunaikan zakat.
Lihat Juga :