Wamendag Optimis RI Menangi Gugatan Biodiesel Sawit di WTO
Rabu, 09 Desember 2020 - 05:57 WIB
loading...
A
A
A
"Informasi mengenai sawit tidak berimbang, lebih banyak dibentuk oleh kampanye negatif. Ada beberapa hal yang tidak pas atau tidak mencerminkan realita dan peluang besar sawit itu sendiri. Karena itu, kami bertekad untuk terus lanjutkan kampanye positif agar informasi mengenai sawit lebih berimbang dan sawit tetap berperan sebagai industri strategis Indonesia," kata Jerry dalam keterangan tertulisnya, Rabu (9/12/2020).
Saat ini Indonesia tengah menghadapi gugatan biodiesel sawit dari Uni Eropa di WTO. Wamendag Jerry memimpin tim perundingan beberapa waktu lalu di Jenewa. Jerry juga memimpin tim untuk melakukan pembicaraan intensif baik dengan parlemen Uni Eropa (UE) maupun negara-negara strategis di Eropa. Saat ini perkara sudah mulai masuk dalam tahap pembentukan panel. Melihat jalannya perkara di Organisasi Perdagangan Dunia (WTO), Jerry sangat optimis Indonesia menang.
"Landasan gugatan Uni Eropa tak kuat. Itu sudah kita uji dalam sidang konsultasi Januari lalu. Jadi optimis kita akan menang di tingkat panel," tandasnya.
Jerry menjelaskan, isu sentral yang sering dialamatkan ke industri sawit adalah isu lingkungan. Padahal, faktanya, sawit adalah industri minyak nabati yang paling efisien dibandingkan minyak nabati lainnya. Sebagai perbandingan, dari sisi penggunaan lahan, 1 hektare (ha) sawit sama dengan 5-6 ha bunga matahari yang dimanfaatkan sebagai sumber minyak nabati di Eropa.
Selain itu, Indonesia juga sudah berkomitmen untuk menjaga hutannya. Banyak negara Eropa yang saat ini tinggal mempunyai tutupan hutan sebesar 11%, sementara Indonesia jauh lebih besar dari itu. Menurut Jerry, komitmen lingkungan Indonesia juga terus diperbaharui dalam industri sawit. Indonesia punya standardisasi ISPO dan RSPO. Indonesia juga terus memenuhi standardisasi lingkungan di negara-negara tujuan.
Saat ini Indonesia tengah menghadapi gugatan biodiesel sawit dari Uni Eropa di WTO. Wamendag Jerry memimpin tim perundingan beberapa waktu lalu di Jenewa. Jerry juga memimpin tim untuk melakukan pembicaraan intensif baik dengan parlemen Uni Eropa (UE) maupun negara-negara strategis di Eropa. Saat ini perkara sudah mulai masuk dalam tahap pembentukan panel. Melihat jalannya perkara di Organisasi Perdagangan Dunia (WTO), Jerry sangat optimis Indonesia menang.
"Landasan gugatan Uni Eropa tak kuat. Itu sudah kita uji dalam sidang konsultasi Januari lalu. Jadi optimis kita akan menang di tingkat panel," tandasnya.
Jerry menjelaskan, isu sentral yang sering dialamatkan ke industri sawit adalah isu lingkungan. Padahal, faktanya, sawit adalah industri minyak nabati yang paling efisien dibandingkan minyak nabati lainnya. Sebagai perbandingan, dari sisi penggunaan lahan, 1 hektare (ha) sawit sama dengan 5-6 ha bunga matahari yang dimanfaatkan sebagai sumber minyak nabati di Eropa.
Selain itu, Indonesia juga sudah berkomitmen untuk menjaga hutannya. Banyak negara Eropa yang saat ini tinggal mempunyai tutupan hutan sebesar 11%, sementara Indonesia jauh lebih besar dari itu. Menurut Jerry, komitmen lingkungan Indonesia juga terus diperbaharui dalam industri sawit. Indonesia punya standardisasi ISPO dan RSPO. Indonesia juga terus memenuhi standardisasi lingkungan di negara-negara tujuan.
Lihat Juga :