Sawit Kerap Dihajar Kampanye Negatif Asing, di Dalam Negeri Kok Ikut-ikutan?

Rabu, 09 Desember 2020 - 14:16 WIB
loading...
Sawit Kerap Dihajar...
Perkebunan sawit. Foto/Dok SINDOphoto/Yorri Farli
A A A
JAKARTA - Besarnya peranan kelapa sawit di Indonesia ternyata turut membuat banyaknya isu negatif berkembang. Isu negatif yang marak terjadi terhadap kelapa sawit berasal dari dalam maupun luar negeri

Plt. Direktur Kemitraan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS), Edi Wibowo mengatakan, sejumlah isu negatif kelapa sawit diantaranya adanya anggapan bahwa perkebunan kelapa sawit merupakan penyebab hilangnya hutan tropis, penyebab kebakaran hutan, sebagai penyebab hilangnya keanekaragaman hayati, tidak baik bagi kesehatan, menggunakan tenaga kerja anak di perkebunan sawit dan berbagai isu lainnya.

"Isu-isu tersebut kebanyakan datang dari luar negeri. Beberapa isu diproduksi sebagai dampak dari persaingan dagang komoditas minyak nabati dunia, di mana sawit memang memiliki keunggulan komparatif dibanding minyak nabati lainnya seperti minyak kedelai, minyak rapeseed maupun bunga matahari," ujar Edi dalam Webinar bertajuk Prospek Bisnis Vitamin A & E Berbasis Minyak Kelapa Sawit, Rabu (9/12/2020).

(Baca juga: Nilai Ekspor Capai USD21,4 Miliar, Sawit Sumbang Devisa Terbesar )

Tidak hanya dari luar negeri, dia juga menyebut tanpa disadari beberapa kelompok masyarakat di dalam negeri juga turut berperan dalam mengaplikasikan isu negatif tentang kelapa sawit, seperti kampanye negatif dalam jangka waktu lama yang telah memunculkan stigma negatif terhadap sawit, sehingga kelapa sawit teraliensi dari masyarakat yang justru mengkonsumsinya setiap hari.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AKPY, BPDP dan Ditjenbun...
AKPY, BPDP dan Ditjenbun Sinergi Gelar Pelatihan Teknis 90 Pekebun Sawit
GAPKI Soroti Indonesia...
GAPKI Soroti Indonesia Belum Ada Acuan Harga Sawit yang Seragam
Selamatkan Petani, Peran...
Selamatkan Petani, Peran DSI dalam Tata Niaga Sawit Disebut Perlu Evaluasi Ulang
Sertifikasi RSPO Kunci...
Sertifikasi RSPO Kunci Akses Pasar dan Penguatan Petani Sawit Swadaya
BPDP, Ditjenbun dan...
BPDP, Ditjenbun dan AKPY Latih 122 Pekebun Sawit OKI Tingkatkan Kualitas Panen
Petani Sawit: Margin...
Petani Sawit: Margin dan Kewenangan BUMN Tentukan Harga Jadi Beban Berat Ekosistem Sawit
Pekebun Sawit di Bengkulu...
Pekebun Sawit di Bengkulu Selatan Dilatih Budidaya dan Pemetaan Modern
B50: Strategi Diplomasi...
B50: Strategi Diplomasi Sawit Berkelanjutan
119 Pekebun Morowali...
119 Pekebun Morowali Ikuti Pelatihan Sawit di Palu, Fokus ISPO hingga Pemetaan Kebun
Rekomendasi
Rapor Penjualan Wuling...
Rapor Penjualan Wuling 1 Dekade Terakhir, Mampukah Aira Mengembalikan Takhta?
Sukun Disebut Superfood...
Sukun Disebut Superfood Lokal Indonesia, Guru Besar IPB Beberkan Keunggulannya
Diperiksa Kemendagri...
Diperiksa Kemendagri 8 Jam soal Konten Lagunya, Bupati Purwakarta Minta Maaf dan Akui Salah
Berita Terkini
Pertamina Pangkas 31...
Pertamina Pangkas 31 Anak Usaha Sepanjang Semester I 2026
Bukan Sekadar Rumah...
Bukan Sekadar Rumah Sudut, Ini Alasan Rumah Hoek Selalu Diburu
Sambangi RS IHC Perkebunan...
Sambangi RS IHC Perkebunan Jember Klinik, Komut Pertamina Tekankan Inovasi dan Empati
Stablecoin Rupiah Dinilai...
Stablecoin Rupiah Dinilai Berpotensi Perkuat Ekonomi Digital Indonesia
Transformasi BUMN Jalan...
Transformasi BUMN Jalan Terus lewat Peleburan 240 Perusahaan, Apa Manfaatnya?
Pertamina NRE Akselerasi...
Pertamina NRE Akselerasi Pembangunan PLTS di Lahan Pascatambang PTBA
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved