Ada Banyak Program UMKM, Kenapa RI Harus Utang ke Luar Negeri?
Rabu, 09 Desember 2020 - 20:18 WIB
loading...
ADB Memberikan Pinjaman ke Pemerintah Sebesar USD500 juta untuk pelaku UMKM. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Untuk memperkuat akses keuangan bagi pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), Asian Development Bank (ADB) memberikan pinjaman ke pemerintah Indonesia sebesar USD500 juta atau setara Rp7 triliun (Rp14.000 per dolar AS).
(Baca juga : Biaya Renovasi Perkantoran di Jepang Paling Mahal )
ADB telah menyetujui pinjaman berbasis kebijakan senilai USD500 juta untuk menunjang upaya pemerintah Indonesia dalam memperluas akses keuangan bagi UMKM, serta kelompok marjinal seperti perempuan dan kaum muda.
(Baca juga : Rumah di Bawah Rp1,5 Miliar Paling Banyak Dicari, Daya Beli Kembali? )
Direktur Riset CORE Indonesia Piter Abdullah menilai sebenarnya Indonesia tidak memerlukan pinjaman luar negeri untuk mengembangkan pelaku usaha kecil khususnya UMKM yang orientasi pasarnya dalam negeri.
(Baca juga : Biaya Renovasi Perkantoran di Jepang Paling Mahal )
ADB telah menyetujui pinjaman berbasis kebijakan senilai USD500 juta untuk menunjang upaya pemerintah Indonesia dalam memperluas akses keuangan bagi UMKM, serta kelompok marjinal seperti perempuan dan kaum muda.
(Baca juga : Rumah di Bawah Rp1,5 Miliar Paling Banyak Dicari, Daya Beli Kembali? )
Direktur Riset CORE Indonesia Piter Abdullah menilai sebenarnya Indonesia tidak memerlukan pinjaman luar negeri untuk mengembangkan pelaku usaha kecil khususnya UMKM yang orientasi pasarnya dalam negeri.
Lihat Juga :