Sri Mulyani Pede Kenaikan Harga Rokok Bikin Jumlah Perokok Anak Turun

Kamis, 10 Desember 2020 - 21:19 WIB
loading...
Sri Mulyani Pede Kenaikan...
FOTO/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan bahwa kenaikan cukai rokok tahun depan telah mempertimbangkan sejumlah faktor. Adapun beberapa aspek tersebut antara lain terkait pengaruh kesehatan dalam jangka waktu tertentu (prevalensi), keberlangsungan industri hasil tembakau, tenaga kerja, peredaran rokok ilegal hingga penerimaan negara.

"Penurunan prevalensi perokok secara umum diharapkan menurun dari 33,8% menjadi 33,2% di tahun 2021," ujar Menteri Keuangan Sri Mulyani melalui video virtual, Kamis (10/12/2020).

Baca Juga: Cukai Rokok Naik, Sri Mulyani Jamin Kesejahteraan Petani dan Buruh Industri Tembakau

Menurut dia didasarkan kelima instrumen tersebut, pemerintah berupaya dapat menciptakan kebijakan tarif cukai hasil tembakau yang inklusif. Selanjutnya, melalui kenaikan cukai tersebut diharapkan harga rokok meningkat sehingga berpengaruh terhadap turunnya perokok anak.

Pihaknya menargetkan perokok anak golongan usia 10-18 tahun terus turun 8,7% tahun 2020 dan diharapkan semakin menurun hingga 9,1% di tahun 2021. "Kebijakan tersebut diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap seluruh aspek," imbuhnya.

Baca Juga: Harga Rokok Tambah Mahal, Begini Reaksi Kocak Para Ahli Hisap

Dia menandaskan bahwa kenaikan cukai hasil tembakau juga tetap melindungi keberadaan industri padat karya. "Format kebijakan cukai hasil tembakau juga tetap mempertimbangkan jenis sigaret yang berkontribusi dalam penyerapan tenaga kerja langsung sebesar 158.552 orang," ungkapnya.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bea Cukai Musnahkan...
Bea Cukai Musnahkan 44 Juta Rokok Ilegal, Potensi Kerugian Negara Capai Rp32,9 Miliar
Purbaya Buka Suara Soal...
Purbaya Buka Suara Soal Penolakan Rencana Tambah Layer Cukai Rokok
Bumerang Bagi Penerimaan...
Bumerang Bagi Penerimaan Negara, Usulan Kenaikan Batas Produksi Rokok Tuai Kritik
Usulan Bikin Rokok Murah...
Usulan Bikin Rokok Murah Khusus Warga Miskin Disebut Sesat Nalar
Bea Cukai Gagalkan 8,9...
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal, Selamatkan Rp8,6 Miliar
Heboh Sell Indonesia...
Heboh 'Sell Indonesia' saat Rupiah-IHSG Terpuruk, Muncul Sosok Lama Bikin Kepercayaan Runtuh
Puluhan Organisasi Tolak...
Puluhan Organisasi Tolak Penerapan PP No 28/2024 Tentang Kesehatan
Bea Cukai Pantoloan...
Bea Cukai Pantoloan Gagalkan Peredaran 224 Ribu Batang Rokok Ilegal di Palu
DPR: Penambahan Layer...
DPR: Penambahan Layer Baru Cukai Rokok Buka Celah Penyalahgunaan dan Moral Hazard
Rekomendasi
Tafsir Surat Al Kahfi...
Tafsir Surat Al Kahfi Ayat 1-10 : Siapa yang Rutin Membacanya akan Dilindungi dari Dajjal
Alasan Hotman Paris...
Alasan Hotman Paris Tidak Khawatir soal Ucapannya 'Lu Punya Otak Gak?' Dilaporkan ke Polisi
AI Buatan China Meraih...
AI Buatan China Meraih Skor Sempurna di Olimpiade Matematika Dunia
Berita Terkini
4 Negara Bebas Kewajiban...
4 Negara Bebas Kewajiban Parkir DHE SDA di Himbara, Pemerintah Beri Kelonggaran
Panda Bond Laris Manis,...
Panda Bond Laris Manis, Indonesia Raup Rp18,47 Triliun
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Impor Baru secara Global, Indonesia Kena 10%
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, Jasa Raharja Ajak Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan
Gonjang-ganjing Sektor...
Gonjang-ganjing Sektor Energi, Singapura Rombak Kabinet Besar-besaran
Di Balik Penghargaan...
Di Balik Penghargaan CCEPC Indonesia, Gao Hai Komitmen Bangun Kemitraan Jangka Panjang
Infografis
Harga Tiket Pesawat...
Harga Tiket Pesawat Turun 10 Persen Saat Nataru 2024/2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved