Ada Corona, Harga Bitcoin Melesat Jadi Rp270 Juta
Jum'at, 11 Desember 2020 - 10:52 WIB
loading...
A
A
A
Oscar melanjutkan, di pertengahan tahun, sejumlah konglomerat dan perusahaan ternama di Amerika Serikat menyebutkan bahwa Bitcoin mampu menjadi aset yang melindungi inflasi. Perusahaan keuangan seperti PayPal dan Square juga menyediakan fitur Bitcoin. Efeknya, permintaan Bitcoin terus bertambah.
“Ini sejarah penting karena orang-orang akhirnya makin yakin dan mengakui fundamental Bitcoin sebagai aset safe haven dan nilai lindung inflasi,” kata Oscar Darmawan.
(Baca juga:Investasi Bitcoin dan Aset Kripto, Mana Lebih Untung?)
Tidak hanya soal Bitcoin melulu, dia menambahkan, Ethereum dan koin-koin Decentralized Finance (DeFi) juga mencatatkan sejarah penting pada tahun ini. Ethereum adalah jaringan yang memiliki banyak platform DeFi. Pada akhir tahun ini, Ethereum berevolusi menjadi Ethereum 2.0 di mana menyediakan jaringan platform yang lebih mudah diakses, lebih murah dan tanpa kendala.
“DeFi sudah banyak digandrungi. Koin-koin berbasis DeFi bisa naik dan turun secara fantastis hanya dalam satu malam dan dua malam saja. Ini terjadi karena permintaan DeFi,” tandasnya.
“Ini sejarah penting karena orang-orang akhirnya makin yakin dan mengakui fundamental Bitcoin sebagai aset safe haven dan nilai lindung inflasi,” kata Oscar Darmawan.
(Baca juga:Investasi Bitcoin dan Aset Kripto, Mana Lebih Untung?)
Tidak hanya soal Bitcoin melulu, dia menambahkan, Ethereum dan koin-koin Decentralized Finance (DeFi) juga mencatatkan sejarah penting pada tahun ini. Ethereum adalah jaringan yang memiliki banyak platform DeFi. Pada akhir tahun ini, Ethereum berevolusi menjadi Ethereum 2.0 di mana menyediakan jaringan platform yang lebih mudah diakses, lebih murah dan tanpa kendala.
“DeFi sudah banyak digandrungi. Koin-koin berbasis DeFi bisa naik dan turun secara fantastis hanya dalam satu malam dan dua malam saja. Ini terjadi karena permintaan DeFi,” tandasnya.
(dar)
Lihat Juga :