Sederet Upaya Pemerintah Wujudkan Kemandirian Energi Nasional
Kamis, 17 Desember 2020 - 18:37 WIB
loading...
Pemerintah berupaya mewujudkan ketahanan energi dengan menekan impor dan menambah pasokan energi di dalam negeri. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah terus berupaya mewujudkan ketahanan dan kemandirian energi nasional dengan mengurangi impor dan meningkatkan kapasitas pasokan energi di dalam negeri.
Sekretaris Jenderal Dewan Energi Nasional (DEN) Djoko Siswanto mengatakan, pemerintah memiliki strategi untuk mengurangi impor BBM, meningkatkan produksi minyak mentah, dan mengurangi impor LPG pada tahun 2030 yang terdapat dalam grand strategi energi.
"Untuk mengatasi impor BBM, pertama adalah kita menargetkan 440.000 kendaraan yang menggunakan gas dan 266 unit kapal. Kemudian kita tetap meneruskan B30 dan green diesel," ujarnya dalam webinar "Transisi Energi Indonesia Sampai di Mana?" pada Kamis (17/12/2020).
(Baca juga: Bebas BBM dan Polusi, Luhut Minta Instansi Pemerintah Pakai Kendaraan Listrik )
Dia melanjutkan, untuk kendaraan bermotor listrik (KBL) ditargetkan akan ada 2 juta mobil dan 14 juta motor di tahun 2030. Selanjutnya, penambahan kilang baru dan 4 pengembangan.
Sekretaris Jenderal Dewan Energi Nasional (DEN) Djoko Siswanto mengatakan, pemerintah memiliki strategi untuk mengurangi impor BBM, meningkatkan produksi minyak mentah, dan mengurangi impor LPG pada tahun 2030 yang terdapat dalam grand strategi energi.
"Untuk mengatasi impor BBM, pertama adalah kita menargetkan 440.000 kendaraan yang menggunakan gas dan 266 unit kapal. Kemudian kita tetap meneruskan B30 dan green diesel," ujarnya dalam webinar "Transisi Energi Indonesia Sampai di Mana?" pada Kamis (17/12/2020).
(Baca juga: Bebas BBM dan Polusi, Luhut Minta Instansi Pemerintah Pakai Kendaraan Listrik )
Dia melanjutkan, untuk kendaraan bermotor listrik (KBL) ditargetkan akan ada 2 juta mobil dan 14 juta motor di tahun 2030. Selanjutnya, penambahan kilang baru dan 4 pengembangan.
Lihat Juga :