Ngeri! Mutan Baru Virus Corona Bisa Bikin RI 'Lockdown' Lagi

Sabtu, 26 Desember 2020 - 10:12 WIB
loading...
A A A
Pihaknya menandasakan bahwa dampak karantina wilayah sudah dirasakan RI, yakni masuk jurang resesi karena kegiatan ekonomi mengalami perlambatan. Apabila mutan baru corona tidak diantisipasi dengan cepat maka akan menghambat program pemulihan ekonomi di samping mengancam lebih banyak nyawa masyarakat.

Baca Juga: Epidemiolog: Tak Lama Lagi Ledakan Kasus Covid-19 Terjadi di Jawa

Begitu juga dengan vaksin yang sudah di impor dari China akan sia-sia karena dikhawatirkan tidak cocok dengan munculnya virus baru. "Ada kekhawatiran vaksin yang sudah dikembangkan tidak cocok dengan varian baru corona," tandas dia. Dia pun meminta pemerintah tidak meremehkan mutan baru virus corona yang sudah menyerang di sejumlah negara baru-baru ini. Pihaknya berharap pemerintah cepat tanggap menghadapi mutasi virus corona yang wabahnya bergerak sangat cepat.

Baca Juga: Dunia Siaga 1, Ini Keterangan WHO Soal Mutasi Virus Corona di Inggris

Sebagai informasi, para ilmuwan dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tengah melakukan penelitian terhadap virus corona jenis baru yang awalnya ditemukan di Afrika dan Inggris. Namun saat ini diketahui sudah menyebar ke beberapa negara, salah satunya Australia. Virus corona jenis baru ini dinilai lebih mudah menular, terutama anak-anak. Ini disebabkan karena adanya 14 mutasi sehingga terjadi perubahan pada asam amino yang terdapat di tubuh manusia.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jokowi: Kita Wajib Bersyukur...
Jokowi: Kita Wajib Bersyukur Pandemi Terkendali Tanpa Lockdown
Cerita Pengalaman Tangani...
Cerita Pengalaman Tangani Pandemi, Jokowi Sampai Semedi 3 Hari
China Gencar Berburu...
China Gencar Berburu Minyak, Harga Minyak Dunia Bisa Balik USD100 per Barel
Harga Minyak Dunia Jadi...
Harga Minyak Dunia Jadi Korban Keganasan Covid di China
Harga Minyak Dunia Ambruk,...
Harga Minyak Dunia Ambruk, Brent dan WTI Tinggalkan USD100 per Barel
China Lockdown Lagi,...
China Lockdown Lagi, Harga Minyak Dunia Terkoreksi
Waspada Virus MERS,...
Waspada Virus MERS, Jemaah Haji Diminta Jaga Jarak dari Unta dan Terapkan Prokes
Situasi SMPN 8 Tangsel...
Situasi SMPN 8 Tangsel Pasca Puluhan Siswa Terjangkit Cacar Air dan Gondongan
Gawat! Puluhan Siswa...
Gawat! Puluhan Siswa dan Guru SD di Situbondo Terjangkit Cacar Air, Sekolah Lockdown
Rekomendasi
39 Rudal Rusia Hujani...
39 Rudal Rusia Hujani Ibu Kota Ukraina, Warga Sipil Ketakutan
Kemenhut: 107.465 Hektare...
Kemenhut: 107.465 Hektare Hutan dan Lahan Ludes Terbakar Sepanjang 2026
Perang Iran Makin Sengit,...
Perang Iran Makin Sengit, AS Keluarkan Travel Warning Seluruh Dunia untuk Warganya
Berita Terkini
Jaga Distribusi BBM...
Jaga Distribusi BBM di Aceh, Pertamina Patra Niaga Perkuat Operasional Terminal
LPEU MUI Luncurkan Perumahan...
LPEU MUI Luncurkan Perumahan Merah Putih di Bogor, Terapkan Konsep Syariah Bebas Riba
PHK Masih Terus Berlanjut,...
PHK Masih Terus Berlanjut, 30.000-an Karyawan Jadi Korban
Dana Pensiun PNS Malaysia...
Dana Pensiun PNS Malaysia Jadi Korban eFishery, Kerugian Capai Rp855 Miliar
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Stagnan Rp2,61 Juta per Gram, Berikut Rinciannya
Inflasi AS Turun Jadi...
Inflasi AS Turun Jadi 3,5%, Bitcoin dan Ethereum Berpeluang Menguat
Infografis
Puasa Setiap Hari Bisa...
Puasa Setiap Hari Bisa Bikin Suasana Hati Lebih Baik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved