Jokowi: Kita Wajib Bersyukur Pandemi Terkendali Tanpa Lockdown

Rabu, 01 Februari 2023 - 11:04 WIB
loading...
Jokowi: Kita Wajib Bersyukur...
Presiden Jokowi mengajak untuk bersyukur pandemi Covid-19 bisa terkendali tanpa lockdown. FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak untuk bersyukur karena berhasil mengendalikan pandemi Covid-19 tanpa lockdown. Pengendalian pandemi Covid-19 bukan hal mudah lantaran semua negara belum memiliki pengalaman sama sekali.

“Kita harus bersyukur pandeminya bisa kita kendalikan tanpa lockdown,” ujar Jokowi kata dalam Mandiri Investment Forum 2023, di Jakarta, Rabu (1/2/2023).

Jokowi mengungkapkan pentingnya bersyukur dengan segala pencapaian meski di tengah krisis pandemi Covid-19 yang melanda sejak 2020 lalu.

"Kita ini sering lupa bersyukur, sering lupa. Kalau kita ingat di 2020, kemudian 2021 dan 2022, wajib hukumnya kita bersyukur karena bisa mengendalikan Covid dengan baik, dan akhir tahun 2022 kemarin PPKM sudah dicabut," tuturnya.



Dia bercerita banyak negara belum memiliki pengalaman dilanda pandemi sehingga semua masih meraba terkait standar penanganan yang baik. Ia menyebut, semua negara terdampak merasakan gugup yang sama.

Akibat pandemi, Indonesia mengalami turbulensi ekonomi dan pertumbuhan ekonomi jatuh tersungkur. Jokowi berujar pandemi versus ekonomi bukanlah hal yang mudah.

Dia mengatakan, banyak pihak bingung mencari masker dengan jumlah yang sangat banyak. Selain itu, alat pelindung diri (APD) juga sulit dicari saat awal masa pandemi. Saat puncak varian delta terjadi, pemerintah juga mengalami kebingungan sama, serta pemenuhan pasokan vaksin bagi masyarakat ketika seluruh dunia juga membutuhkan vaksin.

Saat pandemi, kata Jokowi, banyak pihak yang meminta untuk pemerintah memberlakukan kebijakan penguncian wilayah atau lockdown. Namun, Jokowi memutuskan untuk tidak memberlakukan kebijakan tersebut, karena apabila Indonesia menerapkan lockdown maka dalam waktu singkat akan terjadi kerusuhan. "Sehingga meskipun saat itu kita gugup, saya masih tenang, jernih dan bisa memutuskan, alhamdulillah tidak keliru," tutur dia.



Adapun, pertumbuhan ekonomi Indonesia di 2023 diperkirakan masih akan tumbuh 5,2% hingga 5,3%, dengan tingkat inflasi terkendali di angka 5,5%. Selain itu, tekanan ekonomi global terhadap ekonomi Indonesia juga dirasa sudah mereda. "Apa yang kita takutkan banyak yang tidak terjadi, ini patut kita syukuri," pungkas dia.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Danone dan PBNU Kolaborasi...
Danone dan PBNU Kolaborasi Dorong Pertumbuhan Ekonomi yang Inklusif
Struktur Danantara Diumumkan...
Struktur Danantara Diumumkan Senin Pekan Depan, Jokowi Jadi Dewan Penasihat?
Prabowo: Fundamental...
Prabowo: Fundamental Ekonomi Kita Kuat, Harga-harga Sembako Terkendali
Prabowo Resmikan KEK...
Prabowo Resmikan KEK Industropolis Batang, Realisasi Investasi Sentuh Rp17,95 T
Sampoerna Dorong Pertumbuhan...
Sampoerna Dorong Pertumbuhan UMKM Capai Target Ekonomi 8%
BI Proyeksikan Ekonomi...
BI Proyeksikan Ekonomi RI Tumbuh 4,7% hingga 5,5% di 2025
Makin Suram, OECD Pangkas...
Makin Suram, OECD Pangkas Proyeksi Ekonomi Indonesia Jadi 4,9% di 2025
Prabowo Undang Jokowi...
Prabowo Undang Jokowi Resmikan Pabrik Emas Freeport, tapi Tidak Datang
Rosan Roeslani: Danantara...
Rosan Roeslani: Danantara Kunci Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi 8%
Rekomendasi
Era Dominasi Jon Jones...
Era Dominasi Jon Jones Berakhir di UFC? Pesaing Ungkap 3 Faktor Kelemahan
Bakamla Evakuasi 12...
Bakamla Evakuasi 12 Kru ABK Kapal Terbakar di Perairan Banten
Sinopsis Sinetron Kasih...
Sinopsis Sinetron Kasih Jannah Eps 36: Kasih dan Jannah Tersesat
Berita Terkini
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Impor 32% untuk Barang RI, Pengusaha Cemas
1 jam yang lalu
Selatan Jakarta Padam...
Selatan Jakarta Padam Listrik karena Cuaca Ekstrem, PLN Siaga
1 jam yang lalu
Sekilas Tarif Trump...
Sekilas Tarif Trump terhadap China, Uni Eropa, dan Ratusan Negara Lainnya
3 jam yang lalu
Ditampar Tarif Impor...
Ditampar Tarif Impor 32 Persen oleh Trump, Ini Profil Perdagangan Indonesia-AS
5 jam yang lalu
Kena Tarif Impor 32...
Kena Tarif Impor 32 Persen, Surplus Neraca Dagang Indonesia Terancam
5 jam yang lalu
Dihantui Tarif AS, Rupiah...
Dihantui Tarif AS, Rupiah Terancam Tembus Rp17.000 - IHSG Rontok
7 jam yang lalu
Infografis
Jokowi Masuk Finalis...
Jokowi Masuk Finalis Tokoh Dunia Terkorup Versi OCCRP
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved