Harga Kedelai Naik, Kata Mentan karena Kontraksi Global

Senin, 04 Januari 2021 - 13:20 WIB
loading...
Harga Kedelai Naik,...
Setelah pedagang tahu dan tempe mogok jualan selama tiga hari, Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo menerangkan, kenaikan harga kedelai ini karena adanya kontraksi global. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Beberapa hari terakhir, pasokan tempe dan tahu menjadi langka di pasaran. Hal ini karena pengrajin tahu dan tempe di seluruh Jabodetabek memutuskan untuk berhenti melakukan penjualan selama 3 hari. Dilakukan mulai tanggal 1 Januari hingga 3 Januari 2021, mogok massal ini tak lepas dari kenaikan harga kedelai secara drastis.

(Baca Juga: Kementan Bongkar Penyebab Kedelai Lokal Langka )

Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo menerangkan, kenaikan harga kedelai ini karena adanya kontraksi global. Salah satunya akibat pandemi virus corona atau Covid-19.

"Jadi mengenai kedelai yang ada adalah masalah kontraksi global. Ini juga mungkin saja lebih banyak karena bagian dari Pandemi global dan membuat harga kedelai yang ada secara global itu terpengaruh khususnya dari Amerika Serikat (AS), dan itu yang kita rasakan di Indonesia," ujar Mentan di Gedung Ditjen Tanaman Pangan Jakarta, Senin (4/1/2021).

Kemudian, lanjut dia, kenaikkan tidak hanya Indonesia yang mengalami kontraksi ini tetapi di beberapa negara juga. Seperti di Argentina misalnya juga terjadi polemik-polemik seperti ini.

"Tapi kami sudah bertemu jajaran pertanian, melibatkan integrator dan juga unit-unit kerja lain dari kementerian dan pemerintah daerah untuk mempersiapkan kedelai kita lebih cepat," ungkap dia.

(Baca Juga: Mau Pedagang Tahu dan Tempe Berjualan Lagi, Penuhi 3 Permintaan Ini )

Sebelumnya, salah satu pengrajin tahu dan tempe Agus Tolle mengatakan, mogok massal ini dilakukan agar pemerintah cepat tanggap dan masyarakat mengetahui harga kacang kedelai yang semakin mahal. "Jadi harga awalnya kacang kedelai Rp7.000 sampai sekarang menjadi Rp9.500 per kg," ujar dia dalam acara INews Siang.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kesepakatan Tarif AS...
Kesepakatan Tarif AS dan Indonesia Disambut Baik Asosiasi Kedelai
Profil Arief Prasetyo...
Profil Arief Prasetyo Adi, Plt Mentan Gantikan Syahrul Yasin Limpo
Jawab Soal Dugaan Korupsi,...
Jawab Soal Dugaan Korupsi, Mentan SYL: Saya Akan Selesaikan Semua Prosesnya
Tiba di Kantor Kementan,...
Tiba di Kantor Kementan, SYL Tak Gunakan Mobil dan Baju Dinas
Terungkap Kronologi...
Terungkap Kronologi Mentan SYL Hilang Usai Diterpa Isu Jadi Tersangka Korupsi
Mentan SYL Hilang, Jokowi...
Mentan SYL Hilang, Jokowi Tunjuk Wamentan Gantikan Tugas Jadi Menteri Pertanian
Harga Kedelai Naik Imbas...
Harga Kedelai Naik Imbas Konflik Timur Tengah
Raker Komisi VI DPR,...
Raker Komisi VI DPR, Pemerintah Bahas Pemanggilan Importir Kedelai
Konsumsi 220 Ribu Ton...
Konsumsi 220 Ribu Ton per Bulan, Stok Kedelai Aman Jelang Ramadan 2026
Rekomendasi
Usai Temui Jokowi, IKA...
Usai Temui Jokowi, IKA BEM Nusantara Akan Bertemu Gibran, Bahas Apa?
KAMMI Sesalkan Pembubaran...
KAMMI Sesalkan Pembubaran Forum Diskusi di UGM
Budiman Sesalkan Pembubaran...
Budiman Sesalkan Pembubaran Diskusi di UGM: Seharusnya Kita Bisa Berdialog dengan Sehat
Berita Terkini
Utang Pemerintah Bengkak...
Utang Pemerintah Bengkak saat Swasta Lesu, Alarm bagi Fiskal Negara
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
Menteri PU Tinjau IPTC,...
Menteri PU Tinjau IPTC, Nindya Karya Dukung Penambahan Fasilitas Atlet Difabel
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
MANU dan Universitas...
MANU dan Universitas Jember Kolaborasi Perkuat Pengembangan SDM Pertanian
Ini Jenis Produk Sawit...
Ini Jenis Produk Sawit dan Batu Bara yang Ekspornya Diatur Lewat PT DSI
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved