Masih Rapuh, Tapi Bank Dunia Proyeksi Ekonomi RI Tumbuh Tembus 4,4%

Rabu, 06 Januari 2021 - 12:09 WIB
loading...
Masih Rapuh, Tapi Bank...
Bank Dunia atau World Bank memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini di level 4,4% (year on year/ yoy), meski catatannya pemulihan masih bersifat rapuh. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Bank Dunia atau World Bank memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini di level 4,4% (year on year/ yoy), setelah terkontraksi 2,2% pada tahun lalu (yoy). Hal ini berdasarkan laporan Global Economic Prospects (GEP) Januari 2021 yang dirilis pada Selasa (5/1). Ekonomi Indonesia derkirakan terus terakselerasi dengan pertumbuhan 4,8% (yoy).

(Baca Juga: Pertumbuhan Ekonomi Tahun Ini Ditentukan Keberhasilan Distribusi Vaksin )

Bank Dunia memberikan catatan, pemulihan masih bersifat rapuh. Beberapa faktor risiko dapat menurunkan proyeksi seperti penundaan vaksinasi dan pemulihan global yang melemah. Catatan ini juga disampaikan Bank Dunia terhadap prospek Asia Timur dan Pasifik yang diproyeksikan tumbuh 7,4% pada tahun ini.

“Skenario buruk, di mana peluncuran vaksin tertunda dan ekonomi global lebih lemah dapat menahan pertumbuhan kawasan ke 5,4% pada 2021,” tulis Bank Dunia seperti dikutip dalam laporannya di Jakarta, Rabu (6/1/2021).

Selain itu, pandemi Covid-19 bisa berlangsung lebih dari yang diperkirakan. Dampaknya, kerusakan jangka panjang dari resesi tahun lalu bisa lebih dalam dari yang diantisipasi atau kontraksi pada perdagangan global bisa terjadi lebih tajam dibandingkan perkiraan semula.

(Baca Juga: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Diramal Melonjak Sebesar 6% di Tahun Depan )

Banyak negara di kawasan Asia Timur dan Pasifik yang sulit mengakses dan mendistribusikan vaksin. Meski kawasan ini telah menghadapi pandemi dengan kebijakan moneter dan fiskal yang kuat, sebagian besar negara diperkirakan menghadapi penurunan substansial dalam posisi fiskal dan peningkatan utang.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Istana Buka Suara soal...
Istana Buka Suara soal Variabel Kejatuhan Rupiah ke Rp18.000: Singgung Kemandirian Ekonomi
Mengenal Lipstick Effect,...
Mengenal Lipstick Effect, Alasan Mal dan Coffee Shop Tetap Ramai di Tengah Krisis Ekonomi
4 Temuan Penting di...
4 Temuan Penting di Tengah Kejatuhan IHSG Hampir 30% dan Rupiah Mendekati Rp18.000/USD
Rupiah Sentuh Rp17.883...
Rupiah Sentuh Rp17.883 per Dolar AS, Menkeu Purbaya: Belum Hambat Aktivitas Ekonomi
IMF, Bank Dunia, dan...
IMF, Bank Dunia, dan IEA Ketar-ketir Kelangkaan BBM di Depan Mata
Antisipasi Krisis, Ini...
Antisipasi Krisis, Ini Isi Pertemuan Prabowo dan Tokoh Ekonomi Nasional di Istana
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Ekonomi Indonesia Tumbuh...
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,61 Persen pada Triwulan I 2026
Bantah The Economist,...
Bantah The Economist, Ekonom : Kondisi Indonesia Relatif Lebih Baik
Rekomendasi
Maksimalkan Potensi...
Maksimalkan Potensi Sumber Daya Mineral, Pemerintah Didorong Segera Buka Lelang WIUP Muratara
DPD KAI Jawa Barat Torehkan...
DPD KAI Jawa Barat Torehkan Prestasi Nasional di Rakernas KAI 2026
Kecewa JPU Tolak Pledoi,...
Kecewa JPU Tolak Pledoi, Nadiem Makarim: Fakta Persidangan Diabaikan
Berita Terkini
Setelah Chatib Basri,...
Setelah Chatib Basri, Menkes Merapat ke Istana Temui Prabowo
Menko Yusril Beberkan...
Menko Yusril Beberkan Delapan Arahan Pelayanan Publik yang Bersih
BI Sangkal Cadangan...
BI Sangkal Cadangan Devisa Terkuras, Masih di Atas Standar IMF
Jakpro Gandeng Feel...
Jakpro Gandeng Feel Good Network Garap Naming Rights JIS
Bareng Luhut Temui Prabowo,...
Bareng Luhut Temui Prabowo, Chatib Basri Buka Suara soal Isu Gantikan Purbaya
Mahasiswa UPJ Belajar...
Mahasiswa UPJ Belajar Analisis Fundamental dan Teknikal di Jaya Investment Week 2026 bersama MNC Sekuritas
Infografis
Tembus Rp25 Triliun,...
Tembus Rp25 Triliun, Berikut Daftar Bank Pemberi Utang ke Sritex
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved