Harga Batu Bara Terus Meningkat, Produksinya Gimana?

Rabu, 06 Januari 2021 - 14:40 WIB
loading...
Harga Batu Bara Terus...
Produsen batu bara nasional diperkirakan bisa saja meningkatkan produksinya pada tahun ini seiring tingginya permintaan. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Kondisi pasar dan harga batu bara mulai membaik pada tiga bulan terakhir tahun 2020 dan berlanjut di awal tahun 2021. Namun masih ada faktor-faktor eksternal yang akan berpengaruh terhadap harga yang masih sangat dinamis.

(Baca Juga: Prospek Cerah, Batu Bara Akan Mumbul dalam Jangka Pendek)

Direktur Eksekutif Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI) Hendra Sinadia mengatakan, meski tren tiga bulan terakhir ini harga batu bara meningkat akan tetapi belum bisa dipastikan tren ini terus berlanjut di tahun 2021 di tengah kondisi pandemi Covid-19.

"Sebelum pandemi, memang biasanya permintaan batu bara menguat di masa musim dingin. Jadi memasuki kuartal IV dan di awal kuartal I akan naik," ujarnya ketika dihubungi, Rabu (6/1/2021).

Hendra melanjutkan, jika tren harga semakin membaik ke depannya akibat dari permintaan, maka tidak menutup kemungkinan perusahaan untuk melakukan peningkatan produksinya. Hal ini melalui revisi Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) yang dimungkinkan sesuai dengan Permen ESDM Nomor 7 Tahun 2020.

(Baca Juga: Gara-gara China, Harga Batu Bara Lompat ke USD75,84 Per Ton)

Pada tahun 2020, realisasi produksi batu bara mencapai 557,34 juta ton, atau lebih tinggi dari target yang ditetapkan pemerintah sebesar 550 juta ton. "Dengan banyak pasar baru yang berkembang maka tidak menutup kemungkinan produksi pun akan lebih tinggi dari 2020," ungkapnya.

Adapun penetapan target produksi batu bara oleh Kementerian ESDM sebesar 550 juta ton pada tahun ini. "Penetapan ini lebih bertujuan agar tingkat produksi bisa lebih dikendalikan untuk mengurangi kelebihan pasokan atau oversupply," jelasnya.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kebijakan Ekspor Satu...
Kebijakan Ekspor Satu Pintu, Reform Syndicate Sodorkan 5 Rekomendasi Taktis
Pasokan Seret Batu Bara...
Pasokan Seret Batu Bara Picu Pemadaman Listrik, Legislator Soroti Lambannya Persetujuan RKAB
KAI Logistik Angkut...
KAI Logistik Angkut 6,8 Juta Ton Barang hingga Mei 2026, Terbanyak Batu Bara
Harga Batu Bara buat...
Harga Batu Bara buat PLN Bakal Naik, Begini Penjelasan Bahlil
Bahlil Mengakui Pembangkit...
Bahlil Mengakui Pembangkit PLN Kekurangan Suplai Batu Bara Medium
Aturan Baru ESDM, Blending...
Aturan Baru ESDM, Blending Batu Bara Harus Dapat Restu Bahlil
Abdul Rahman Golkar...
Abdul Rahman Golkar ke Deddy Sitorus: Krisis Batu Bara Bukan Persoalan Baru
Buronan Kasus Penipuan...
Buronan Kasus Penipuan Bisnis Batu Bara Rp7 Miliar Ditangkap di Bandara Soetta
Paradoks Tata Kelola...
Paradoks Tata Kelola Batu Bara di Indonesia
Rekomendasi
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Tingkatkan Layanan Kesehatan...
Tingkatkan Layanan Kesehatan di Rumah Sakit, RS Pelni Gelar Pelatihan AI
Siapa Bagher Ghalibaf?...
Siapa Bagher Ghalibaf? Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Menundukkan AS
Berita Terkini
Pegadaian Gelar Khitanan...
Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026, Langkah Riil Peduli Sesama Berbasis ESG
IHSG Siang Anjlok 1,29%...
IHSG Siang Anjlok 1,29% ke 6.037, Sektor Keuangan dan Energi Jadi Pemberat
Komut Pertamina Mochamad...
Komut Pertamina Mochamad Iriawan: Investasi Terbaik Bangsa pada Manusia
Uang Beredar di Mei...
Uang Beredar di Mei 2026 Capai Rp10.415,9 Triliun, BI: Tumbuh 10,8 Persen
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan...
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Baju Bekas Ilegal Senilai Rp37,4 Miliar
Bangun SDM Unggul, Pertamina...
Bangun SDM Unggul, Pertamina Gandeng Kemnaker Perkuat Kompetensi dan Budaya K3
Infografis
Harga Emas Diramal akan...
Harga Emas Diramal akan Tembus Rp2,1 Juta per Gram
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved