BPKN Beri Perhatian Lebih pada Sektor E-Commerce
Kamis, 07 Januari 2021 - 07:26 WIB
loading...
A
A
A
Dia juga menegaskan, dalam mewujudkan perlindungan konsumen ini pihaknya tidak bisa bekerja sendiri karena harus melibatkan stakeholder lain, termasuk masyarakat. Terkait kiprahnya di BPKN, ujar Rizal, hal ini merupakan bentuk dari pengabdian kepada masyarakat di samping sebagai akademisi. Sekadar diketahui, Rizal telah bergabung di BPKN sejak 2017 dan pada 2020 dipercaya menjadi Ketua BPKN.
Saat ini, kata dia, dirinya fokus untuk mencurahkan perhatian kepada BPKN yang tujuan akhirnya bisa berkontribusi terhadap lingkungan. Dengan komitmen dan tanggung jawab sebagai moto hidupnya, Rizal pun yakin bisa menjalankan tugasnya dalam memberikan perlindungan kepada konsumen. (Lihat videonya: Berkah Pandemi, Ikan Patin Makin Digemari)
"Saya terus berjuang agar sistem perlindungan konsumen di masyarakat itu bisa menjadi consumer sovereignty (kedaulatan konsumen). Ini bukan berarti konsumen bisa semena-mena, tetapi pada titik ini, perasaan 'curiga' konsumen akan semakin menipis kepada perusahaan sehingga kepercayaan terhadap pasar akan semakin kuat. Ujungnya, perekonomian akan menjadi lebih kuat," kata pria yang hobi menulis itu.
Pada kesempatan itu, Rizal juga mengungkapkan bahwa instansinya berkomitmen menjalankan program reformasi birokrasi seperti arahan Presiden Joko Widodo. BPKN menargetkan, reformasi birokrasi di instansinya bertujuan agar lebih lincah dan ujungnya mengurangi beban negara semaksimal mungkin, namun memberikan manfaat besar kepada masyarakat. (Yanto Kusdiantono)
Saat ini, kata dia, dirinya fokus untuk mencurahkan perhatian kepada BPKN yang tujuan akhirnya bisa berkontribusi terhadap lingkungan. Dengan komitmen dan tanggung jawab sebagai moto hidupnya, Rizal pun yakin bisa menjalankan tugasnya dalam memberikan perlindungan kepada konsumen. (Lihat videonya: Berkah Pandemi, Ikan Patin Makin Digemari)
"Saya terus berjuang agar sistem perlindungan konsumen di masyarakat itu bisa menjadi consumer sovereignty (kedaulatan konsumen). Ini bukan berarti konsumen bisa semena-mena, tetapi pada titik ini, perasaan 'curiga' konsumen akan semakin menipis kepada perusahaan sehingga kepercayaan terhadap pasar akan semakin kuat. Ujungnya, perekonomian akan menjadi lebih kuat," kata pria yang hobi menulis itu.
Pada kesempatan itu, Rizal juga mengungkapkan bahwa instansinya berkomitmen menjalankan program reformasi birokrasi seperti arahan Presiden Joko Widodo. BPKN menargetkan, reformasi birokrasi di instansinya bertujuan agar lebih lincah dan ujungnya mengurangi beban negara semaksimal mungkin, namun memberikan manfaat besar kepada masyarakat. (Yanto Kusdiantono)
(ysw)
Lihat Juga :