Miris! Impor Kedelai Bisa Tembus 7,2 Juta Ton

Kamis, 07 Januari 2021 - 13:53 WIB
loading...
Miris! Impor Kedelai...
Ilsutrasi pengrajin menyelesaikan pembuatan tempe. FOTO/Isra Triansyah
A A A
JAKARTA - Indonesia merupakan negara importir kedelai terbesar di dunia setelah China. Guru Besar Pertanian Institut Pertanian Bogor (IPB) Dwi Andreas Santosa mengatakan, total impor kedelai ke dalam negeri bisa mencapai 7,2 juta ton di tahun 2020.

Menurut dia, jumlah impor kedelai tersebut mencakup biji kedelai yang dipergunakan untuk kebutuhan industri tahu dan tempe serta kedelai yang digunakan untuk tepung dan lainnya. "Ada yang mengatakan impor kedelai 2,6 juta ton. Itu adalah biji kedelai yang digunakan pengrajin tahu dan tempe, bukan total kedelai. Saya perkirakan total impor kedelai 7,2 juta ton di tahun 2020," ujarnya pada Market Review IDX Channel, Kamis (7/1/2021).

Baca Juga: Waduh, Harga Kedelai Masih Bisa Naik di Atas Rp10.000 per Kg

Andreas menuturkan, ketergantungan Indonesia terhadap kedelai impor sangat tinggi. Hampir 90% kebutuhan kedelai di dalam negeri harus dipenuhi dari impor. Selain kedelai, impor pangan lainnya yang juga perlu diwaspadai adalah gandum. Saat ini komoditas gandum memenuhi 25,4% kebutuhan pokok tahunan Indonesia. "Ini sudah luar biasa nilainya. Tahun lalu impor gandum sudah 11,1 juta ton. Kedua, memang impor kedelai. Dua hal ini yang akan menjadi masalah," ungkap Andreas.

Baca Juga: Masih Ada Peluang Indonesia Tak Bergantung pada Kedelai Impor

Dia menambahkan, impor pangan yang perlu perhatian lainnya adalah beras. Namun dia memastikan untuk tahun 2021 produksi beras di dalam negeri aman. "Beras memang krusial. Kalau ada gangguan produksi dan kita tidak bisa mengimpor, itu dampaknya akan luar biasa. Tapi untuk beras saya pastikan untuk tahun 2021 ini aman, tidak ada masalah," tandasnya.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bahan Pangan Masih Impor,...
Bahan Pangan Masih Impor, Siap-siap Hadapi Lonjakan Harga Imbas Rupiah Loyo
Kondisi Kelas Menengah,...
Kondisi Kelas Menengah, Saat Gaji Satu Pintu Tak Lagi Cukup
Indonesia Impor Pangan...
Indonesia Impor Pangan hanya 5% dari 11 Komoditas
Dirut Bulog Sidak Keliling...
Dirut Bulog Sidak Keliling di Semarang, Pastikan Harga dan Pasokan Pangan Aman
Fenomena Makan Tabungan...
Fenomena Makan Tabungan Warga RI Belum Berakhir, Habis Buat Makan dan Bayar Cicilan
Pemerintah Tambah Impor...
Pemerintah Tambah Impor Sapi 180 Ribu Ekor Tahun Ini, Daging Beku Dikurangi
Presiden Prabowo Fokus...
Presiden Prabowo Fokus pada Kebutuhan Dasar Rakyat dan Kesejahteraan Masyarakat
Legislator PDIP Minta...
Legislator PDIP Minta Pemerintah Tinjau Lagi Rencana Pajak Sembako
Harga BBM Nonsubsidi...
Harga BBM Nonsubsidi Naik, DPR: Harusnya Tak Merembet ke Kebutuhan Pokok
Rekomendasi
Edukasi Holistik Nikotin...
Edukasi Holistik Nikotin Ungkap Fakta Ini
Nonton Gratis hingga...
Nonton Gratis hingga VIP, Ini Beragam Cara Menikmati Microdrama di V+Short
Potret Alyssa Daguise...
Potret Alyssa Daguise dan Baby Soleil Jadi Sorotan, Perhiasan yang Dipakai Tembus Rp1,2 Miliar
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Infografis
Indonesia-AS Teken Perjanjian...
Indonesia-AS Teken Perjanjian Dagang Resiprokal: Kabar Baik buat 4 Juta Buruh Tekstil
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved