Harga Kedelai Impor di Pengrajin Tahu Tempe Ditetapkan Rp8.500 per Kg
Kamis, 07 Januari 2021 - 21:29 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementan, Agung Hendriadi mengatakan launching operasi pasar tersebut merupakan lanjutan dari upaya pengendalian harga dan pasokan yang dilakukan Kementan menggandeng Gapoktindo dan Akindo yang sudah dilakukan pada 5 Januari lalu.
“Pertemuan antara Gapoktindo dan Akindo sudah dilakukan untuk menyepakati langkah-langkah yang bisa dilakukan dalam menstabilkan harga,” ucap Agung.
Agung mengatakan berdasarkan kesepakatan tersebut, maka dalam 100 hari pasokan dan harga kedelai bisa stabil khususnya di Pulau Jawa. Berdasarkan surat edaran harga di pengrajin ditetapkan Rp8.500 per kg.
“Mekanisme distribusi dipotong untuk menekan harga distribusi sehingga nanti importir langsung ke pengrajin,” kata Agung.
Ketua Umum Gapoktindo Aip Syarifuddin mengapresiasi upaya pemerintah dalam menstabilkan harga di kalangan pengrajin. Dirinya mengaku saat ini produksi sudah kembali berjalan lancar dan pengrajin tahu tempe saat ini sudah bisa merasa aman dengan harga yang sudah disepakati.
“Terima kasih Menteri Pertanian, Pangdam untuk langkah konkretnya. Ini benar-benar sangat membantu. Kini harga dari Akindo sudah Rp8.500 per kg. Kami tidak menaikkan sepeser pun ke pengrajin,” tukas Aip.
“Pertemuan antara Gapoktindo dan Akindo sudah dilakukan untuk menyepakati langkah-langkah yang bisa dilakukan dalam menstabilkan harga,” ucap Agung.
Agung mengatakan berdasarkan kesepakatan tersebut, maka dalam 100 hari pasokan dan harga kedelai bisa stabil khususnya di Pulau Jawa. Berdasarkan surat edaran harga di pengrajin ditetapkan Rp8.500 per kg.
“Mekanisme distribusi dipotong untuk menekan harga distribusi sehingga nanti importir langsung ke pengrajin,” kata Agung.
Ketua Umum Gapoktindo Aip Syarifuddin mengapresiasi upaya pemerintah dalam menstabilkan harga di kalangan pengrajin. Dirinya mengaku saat ini produksi sudah kembali berjalan lancar dan pengrajin tahu tempe saat ini sudah bisa merasa aman dengan harga yang sudah disepakati.
“Terima kasih Menteri Pertanian, Pangdam untuk langkah konkretnya. Ini benar-benar sangat membantu. Kini harga dari Akindo sudah Rp8.500 per kg. Kami tidak menaikkan sepeser pun ke pengrajin,” tukas Aip.
(dar)
Lihat Juga :