Hyundai Geser Markas di Malaysia ke RI, BKPM Sesumbar Soal Daya Saing
Minggu, 10 Januari 2021 - 21:48 WIB
loading...
BKPM meyakini daya saing Indonesia yang lebih hebat di bidang industri mobil listrik menarik minat Hyundai Motor Corporation memindahkan markasnya dari Malaysia ke Tanah Air. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Hyundai Motor Corporation dikabarkan akan memindahkan markasnya dari Malaysia ke Indonesia. Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menyambut baik rencana tersebut.
"Kalau kabar itu betul, kita sambut baik tentunya," ujar Anggota Komite Investasi Bidang Komunikasi dan Informasi BKPM Rizal Calvary Marimbo dalam keterangannya, Minggu (10/1/2021).
(Baca Juga: IMF: Omnibus Law Kurangi Hambatan Investasi di Indonesia)
Dia mengatakan, pemindahan itu tentu punya dasar yang kuat. Menurutnya, hal itu berupa daya saing Indonesia di industri mobil listrik yang jauh lebih hebat. "Daya saing mobil listrik kita lebih hebatlah," ujar Rizal.
Pasar otomotif terbesar di Asia Tenggara dan pasifik, imbuh dia, salah satunya juga adalah Indonesia. "Di sini kita punya nikel, akan punya pabrik baterai terbesar dunia. Regulasi investasi makin mantap pasca UU Cipta Kerja, perizinan dan lahan tak masalah, BKPM urus semua dari A sampai Z. Ini yang bikin daya saing kita terdepan di industri listrik ke depan," kata Rizal.
"Kalau kabar itu betul, kita sambut baik tentunya," ujar Anggota Komite Investasi Bidang Komunikasi dan Informasi BKPM Rizal Calvary Marimbo dalam keterangannya, Minggu (10/1/2021).
(Baca Juga: IMF: Omnibus Law Kurangi Hambatan Investasi di Indonesia)
Dia mengatakan, pemindahan itu tentu punya dasar yang kuat. Menurutnya, hal itu berupa daya saing Indonesia di industri mobil listrik yang jauh lebih hebat. "Daya saing mobil listrik kita lebih hebatlah," ujar Rizal.
Pasar otomotif terbesar di Asia Tenggara dan pasifik, imbuh dia, salah satunya juga adalah Indonesia. "Di sini kita punya nikel, akan punya pabrik baterai terbesar dunia. Regulasi investasi makin mantap pasca UU Cipta Kerja, perizinan dan lahan tak masalah, BKPM urus semua dari A sampai Z. Ini yang bikin daya saing kita terdepan di industri listrik ke depan," kata Rizal.
Lihat Juga :