Stanchart Prediksi Ekonomi Global Bakal Tumbuh 4,8% di 2021

Senin, 18 Januari 2021 - 17:09 WIB
loading...
Stanchart Prediksi Ekonomi...
foto/ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Standard Chartered (Stanchart) memperkirakan pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) global berada di kisaran 4,8% pada tahun 2021, atau membaik dari kontraksi 3,8% pada tahun 2020. Walaupun perkiraan pertumbuhan 4,8% jauh di atas pertumbuhan rata-rata global selama 10 tahun terakhir (3,7%), pemulihan yang diharapkan tahun ini tidak sepenuhnya akan menutup kesenjangan yang diciptakan oleh krisis Covid-19.

Custer CEO, Indonesia & ASEAN Markets (Australia, Brunei & the Philippines) Andrew Chia memperkirakan pertumbuhan global akan normal kembali menjadi 4,0% pada tahun 2022. Hal ini secara kasar sejalan dengan rata-rata tingkat pertumbuhan 3,7% dalam 10 tahun terakhir dan merupakan peningkatan dari 2019 (2,9%). ( Baca juga:Ramalan Bank Dunia: Ekonomi Global 2021 Masih Seret, Hanya Tumbuh 4% )

"Bank sentral di seluruh dunia kemungkinan besar akan mempertahankan sikap kebijakan yang akomodatif sampai pertumbuhan pulih secara lebih berkelanjutan. Bank memperkirakan pemulihan akan menguat pada paruh kedua 2021 seiring dengan peningkatan investasi," kata Andrew Chia di Jakarta, Senin (18/1/2021). ( Baca juga:Derita Petenis Australia Terbuka 2021 di Hotel Karantina )

Di luar itu, Andrew Chia menyatakan pihaknya akan mendukung program-program pemulihan ekonomi yang dilakukan Indonesia di saat pandemi. Dukungan yang dilakukannya mulai dari memberikan bantuan hingga penerbitan sukuk Hijau.

Sukuk Hijau di 2020 merupakan sukuk pertama Indonesia dengan tenor 50 tahun dan juga dalam penerbitan obligasi pemerintah USD4,2 miliar baru-baru ini. "Kami berkomitmen untuk terus mendukung pemulihan ekonomi Indonesia sesauai janji kami untuk here for good,” tambah Andrew.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Studi Kearney: Masa...
Studi Kearney: Masa Depan Ekonomi Bergantung Kemampuan Adaptasi dengan AI
Dulu Dijajah Belanda,...
Dulu Dijajah Belanda, Kini Digerus Impor? Mantan Menkeu Ungkap Jurus Jitu Cetak Ekonomi Tumbuh 8%
Iran Beri Ancaman Ekstrem...
Iran Beri Ancaman Ekstrem Soal Energi Global: Minyak untuk Semua atau Tidak Sama Sekali
Ekonomi China Kuartal...
Ekonomi China Kuartal II Tumbuh 4,3%, Terendah dalam 3 Tahun Terakhir
Krisis Selat Hormuz,...
Krisis Selat Hormuz, Bos IEA Wanti-wanti Ekonomi Global dalam Bahaya
Dunia Tak Lagi Takut...
Dunia Tak Lagi Takut Ancaman Gejolak Selat Hormuz imbas Perang AS-Iran, Apa Rahasianya?
Medan Tuan Rumah Rakernas...
Medan Tuan Rumah Rakernas Apeksi 2026, Momentum Rebranding Citra Kota
Qodari: Stimulus Tarif...
Qodari: Stimulus Tarif Transportasi Dikucurkan saat Libur Sekolah dan Nataru
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Rekomendasi
Mendagri Prihatin Kepala...
Mendagri Prihatin Kepala Daerah Kena OTT Lagi, Padahal Sudah Retret-Pembekalan
Rahasia 2 Ayat Terakhir...
Rahasia 2 Ayat Terakhir Surat Al Baqarah: Dibaca Malam Hari, Pahalanya Luar Biasa
Belajar dari Negara...
Belajar dari Negara Lain, Revisi UU Hak Cipta Jangan Sampai Rugikan Media, Industri, dan Masyarakat
Berita Terkini
Saat Infrastruktur,...
Saat Infrastruktur, Fasilitas, dan Komunitas Tumbuh Bersama dalam Satu Kawasan
Cara PAMA Ikut Meningkatkan...
Cara PAMA Ikut Meningkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat
Prabowo: 66,4 Juta Warga...
Prabowo: 66,4 Juta Warga RI Dapat LPG Subsidi, Lebih Banyak dari Penduduk Singapura
Menanti Peran Besar...
Menanti Peran Besar Pertamina dalam Proyek LNG Kelas Dunia Blok Masela
Purbaya Segera Temui...
Purbaya Segera Temui Kepala BGN, Bahas Pemotongan Anggaran MBG
Soal Investor PFII Bebas...
Soal Investor PFII Bebas Pajak hingga 50 Tahun, Purbaya: Masih Belum Tentu
Infografis
Proyeksi Pertumbuhan...
Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Global pada 2024-2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved