Enam Daerah Ini Menyimpan Potensi Cadangan Emas Hitam

loading...
Enam Daerah Ini Menyimpan Potensi Cadangan Emas Hitam
Foto/Ilustrasi
JAKARTA - Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melakukan survei dan penyelidikan di enam lokasi potensi batu bara atau kerap juga disebut "emas hitam" di Indonesia. Kepala Badan Geologi Eko Budi Lelono mengatakan, survei yang dilakukan terletak di Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi.

Secara rinci, survei tinjau batu bara di Kabupaten Bengkulu Utara, Bengkulu, survei terpadu geologi dan geofisika di Musi Rawas, Sumatera Selatan, prospeksi gambut daerah rasau di Kubu Raya, Kalimantan Selatan.

(Baca juga: Khusus Gasifikasi, Royalti Batu Bara Bisa Nol Persen )

Kemudian survei tinjauan batu bara di Balangan, Kalimantan Selatan, prospeksi batu bara daerah Baraka di Sulawesi Selatan, dan prospeksi batu bara daerah Pujananting, Sulawesi Selatan.



"Ini dalam rangka mendukung hilirisasi pemerintah terkait batu bara. Kami juga melakukan karakteristik dari batu bara yang ada sehingga nanti pada saat dilakukan investasi sudah tahu kira-kira lokasi mana, seberapa besar potensi dari batu bara yang diperlukan," ujarnya dalam konferensi pers Capaian Kinerja 2020 dan Rencana Kerja 2021 secara virtual, Rabu (20/1/2021).

(Baca juga: Menang Gugatan 1,1 Ton Emas, Pengusaha Surabaya Siap Hadapi Banding )

Eko melanjutkan, pihaknya menemukan potensi kandungan logam tanah jarang (rare earth) yang ada dalam batu bara di Kalimantan. "Kami melakukan pemutakhiran cadangan batu bara. Ada 1.505 data titik lokasi di mana sumber daya yang kita dapat ada 148.702,08 juta ton. Kemudian 39.559,61 juta ton cadangan batu bara Indonesia dan potensi gas metana batu bara sekitar 71,4 tcf. Data-data yang kita dapatkan belum final perhitungannya," tandasnya.
(ind)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top