Diobrak-abrik Pandemi, Perbankan Mantap ke Digital Mindset

Senin, 25 Januari 2021 - 00:59 WIB
loading...
Diobrak-abrik Pandemi,...
foto/ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Tahun 2021 diyakini sebagai tahun kemantapan digital mindset di industri perbankan nasional. Berbagai pertanda sudah jelas terlihat. Dimulai dari aksi Bank BCA yang sudah mengakuisisi dua bank, yakni PT Bank Royal Indonesia dan PT Rabobank Internatonal Indonesia. Rabobank telah resmi digabung atau merger dengan Bank BCA Syariah.

Sementara CT Corp melalui PT Mega Corpora mengatakan akan mengambilalih PT Bank Harda Internasional Tbk lewat pembelian 3,08 miliar saham atau sekitar 73,71% modal disetor. Mereka juga berencana membeli sebagian saham lagi di PT Bank Pembangunan Daerah Bengkulu (BPD Bengkulu). ( Baca juga:Pertumbuhan Aset CIMB Niaga Syariah Tembus Rp23,6 Triliun )

Pengamat ekonomi dari lembaga Inventure Knowledge Yuswohady mengatakan, perbankan diatur ketat dengan banyak regulasi. Khususnya pada bank besar cenderung akan selalu berkompetisi dengan ketat. "Biasanya kalau satu bank besar ke utara, semua akan ikut. Dulu BCA kembangkan ATM dan digital bank. Tidak lama bank lain saling tiru. Mereka akan cepat kejar-kejaran. Sekarang arahnya kekuatan data. Mereka akan berkomunikasi dengan konsumen lewat channel digital. Dua tahun ini baru awalnya saja," ujar Yuswohady hari ini (24/1/2021) di Jakarta.

Saat ini pandemi sukses mengobrak-abrik perilaku konsumen di industri perbankan. Ada kombinasi krisis kesehatan, ekonomi, dan krisis aktualisasi diri. Sehingga menimbulkan perubahan kebutuhan, perilaku, dan preferensi konsumen terhadap layanan perbankan. Hasilnya layanan perbankan perlu diredifinisi. "Consumer banking journey berubah. Digital banking menjadi mainstream dan semakin meningkat levelnya. Buktinya banyak generasi milenial masuk jajaran direksi perusahaan BUMN. Karena mereka lebih paham soal mindset digital," ujarnya.

Inventure telah melakukan analisis tiga faktor kunci yang akan memengaruhi industri perbankan, khususnya consumer banking di tahun 2021. Tiga faktor itu adalah faktor perubahan lingkungan makro (Changes), pergeseran perilaku konsumen (Customer), dan gerak pelaku industri (Competition). "Dinamika ketiga faktor perubahan itu yang akan memengaruhi carut-marut bisnis consumer banking di tahun 2021," katanya.

Berikut adalah elemen-elemen perubahan yang krusial pada perbankan tahun ini:
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MNC Bank Gandeng MNC...
MNC Bank Gandeng MNC Sekuritas Dorong Literasi Keuangan Gen Z lewat Solusi Perbankan Digital
Keamanan Jadi Faktor...
Keamanan Jadi Faktor Utama Nasabah Memilih Bank Digital
Danamon Gelar DIVE-Chapter...
Danamon Gelar DIVE-Chapter Youth, Kenalkan Perbankan ke Generasi Muda
Superbank Bukukan Laba...
Superbank Bukukan Laba Sebelum Pajak Rp142 Miliar hingga April 2026
Kemudahan Transaksi...
Kemudahan Transaksi Jadi Penentu Utama Nasabah Pilih Bank Digital
Superbank Gandeng KakaoBank...
Superbank Gandeng KakaoBank Hadirkan Tabungan Gamifikasi
Bank Digital Harus Perkuat...
Bank Digital Harus Perkuat Keamanan Siber
Covid-19 di Asia Naik,...
Covid-19 di Asia Naik, Mantan Komandan Satgas RS Wisma Atlet Imbau Masyarakat Waspada
Alumni Relawan RSDC...
Alumni Relawan RSDC Wisma Atlet Hadiri Reuni dan Halalbihalal di Markas Marinir
Rekomendasi
10 Negara Paling Cocok...
10 Negara Paling Cocok untuk Solo Traveling, Aman dan Ramah Wisatawan
Tok! DPR Sahkan RUU...
Tok! DPR Sahkan RUU PFII Jadi Undang-Undang
DKPP Gelar Sidang Pelanggaran...
DKPP Gelar Sidang Pelanggaran Etik KPU Terkait Pencalonan Jokowi sebagai Kepala Daerah dan Presiden
Berita Terkini
Bahlil Siap Atur Mekanisme...
Bahlil Siap Atur Mekanisme Izin Tambang Ormas Agama Pascaputusan MK
RUU PFII Lompatan Strategis...
RUU PFII Lompatan Strategis Kejar Ekonomi RI 8%, Purbaya Ungkap 3 Pilar Penopangnya
Lionel Express Hadirkan...
Lionel Express Hadirkan Solusi Distribusi Barang B2B ke Seluruh Indonesia
Perkuat Ekosistem Emas...
Perkuat Ekosistem Emas Nasional, Pegadaian Resmi Jadi Bagian Pendirian Indonesia Bullion Market Association (IBMA)
Nikmati Pengalaman Nonton...
Nikmati Pengalaman Nonton Terbaik di XXI dengan Penawaran Eksklusif dari BRI
Harga Minyak Mendidih...
Harga Minyak Mendidih 1% saat Houthi Blokade Arab Saudi, Bakal Tembus USD100 per Barel?
Infografis
Mampukah John Herdman...
Mampukah John Herdman Bawa Timnas Indonesia ke Panggung Dunia?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved