Tekanan ke IHSG Belum Akan Berakhir, Bergerak di Kisaran 6.123-6.288

Selasa, 26 Januari 2021 - 07:43 WIB
loading...
Tekanan ke IHSG Belum...
Potensi tekanan dalam pergerakan IHSG terlihat belum akan berakhir, jika support level terdekat tidak dapat dipertahankan maka IHSG masih berpotensi terkoreksi. Foto/SINDO Photo
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi masih terkoreksi pada perdagangan hari kedua pekan ini. Sebelumnya, IHSG ditutup turun 0,77% ke level 6.258 usai melemah seharian.

Baca Juga: Riset MNC Sekuritas: Quantitative Easing & Pengaruhnya pada Pasar Modal

Direktur Indosurya Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan, potensi tekanan dalam pergerakan IHSG terlihat belum akan berakhir, jika support level terdekat tidak dapat dipertahankan maka IHSG masih berpotensi terkoreksi hingga beberapa waktu mendatang.

"IHSG masih berpotensi terkoreksi hingga beberapa waktu mendatang," kata William di Jakarta, Selasa (26/1/2021).

Baca Juga: Ramai Influencer, Edukasi Pasar Modal Perlu Ditingkatkan

Namun masih tercatatnya capital inflow secara ytd hingga saat ini masih menunjukkan kepercayaan investor terhadap pasar modal Indonesia. Jika terjadi koreksi wajar para investor masih dapat memanfaatkan momentum untuk melakukan akumulasi pembelian dengan target jangka pendek.

"IHSG bergerak 6.123-6.288," bebernya.

Berikut menu saham ini yang bisa menjadi pilihan investor yakni BBRI, BMRI, ICBP dan UNVR. Saham lain yang juga patut menjadi pertimbangan adalah MYOR, ACES serta ERAA.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
S&P Dow Jones Ancam...
S&P Dow Jones Ancam Turunkan Status Pasar Saham Indonesia, BEI Buka Suara
Gugurkan Tren Penguatan,...
Gugurkan Tren Penguatan, IHSG Merosot 1,89% ke 5.873 Sore Ini
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Terkoreksi 0,04 Persen di Level 5.984
IHSG Babak Belur di...
IHSG Babak Belur di Paruh Pertama 2026, Modal Asing Sepanjang Juni Kabur Rp19,63 Triliun
IHSG Kokoh di Zona Hijau,...
IHSG Kokoh di Zona Hijau, Hari Ini Dibuka Menguat ke 5.933
Tips MotionTrade: Strategi...
Tips MotionTrade: Strategi Trading Waran Terstruktur
IHSG Akhir Pekan Ditutup...
IHSG Akhir Pekan Ditutup Menguat 2,28 Persen
Mengapa ‘Ekonomi Solid’,...
Mengapa ‘Ekonomi Solid’, Namun Sosial-Politik Mulai Gelisah?
Rupiah dan IHSG Menguat,...
Rupiah dan IHSG Menguat, SBY: Ada Good News untuk Kita Semua
Rekomendasi
Tren Interior Modern,...
Tren Interior Modern, Ubah Wajah Lebih Estetis dan Fungsional
BPOM di Surabaya Percepat...
BPOM di Surabaya Percepat Izin Edar Produk Nasional Lewat One Stop Services
Sinopsis Tobat Jatuh...
Sinopsis 'Tobat Jatuh Cinta' Eps. 17: Mila Kembali Menempati Rumahnya Bersama Adit, Elin dan Hasna Berusaha Membangkitkan Semangatnya
Berita Terkini
Transaksi Olein di JFX...
Transaksi Olein di JFX Naik Tembus Rp7,3 Triliun, Timah Ikut Menguat
S&P Dow Jones Ancam...
S&P Dow Jones Ancam Turunkan Status Pasar Saham Indonesia, BEI Buka Suara
Asabri Kolaborasi Beri...
Asabri Kolaborasi Beri Kemudahan Kepemilikan Kendaraan bagi Peserta
Superbank Gandeng OVO...
Superbank Gandeng OVO Perluas Akses Pembiayaan Digital Satu Aplikasi
Koper Jadi Ukuran Baru...
Koper Jadi Ukuran Baru Kenyamanan, Piece Concept Mulai Dibicarakan Penumpang RI
Lagi-lagi, Rupiah Kembali...
Lagi-lagi, Rupiah Kembali Tembus Rp18.000 per Dolar AS
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved