Jika IPO BUMN Jadi, Investor Bakal Datang Menyerbu

Jum'at, 05 Februari 2021 - 11:10 WIB
loading...
A A A
"Nah kalau di swasta kadang-kadang tak seperti itu, bisnisnya bagus mendadak ada masalah. Kemudian bisa aja bentar-bentar perusahaannya hilang sehingga sahamnya Rp50. Biasanya BUMN sangat dipegang pemerintah cenderung tak akan seperti itu. Jadi, itu yang menyebabkan biasanya BUMN lebih dipercaya, lebih disukai oleh investor di Indonesia," kata dia.

Terkait seberapa besar kontribusi perusahaan-perusahaan yang akan melakukan IPO di Bursa terhadap pasar saham Indonesia, khususnya indeks harga saham gabungan (IHSG), Hans menyampaikan bahwa hal tersebut akan dipengaruhi oleh perusahaan-perusahaan BUMN seperti apa yang akan melakukan IPO nantinya. Jika nantinya perusahaan BUMN besar yang akan melantai di bursa, tentunya akan memberikan dampak signifikan terhadap pasar saham Indonesia.

"Karena kalau kita tahu sekarang market cap terbesar di pasar saham rata-rata itu 10 besar ada saham Bank Mandiri, Bank BRI dan Bank BNI. Pada zamannya kan ada Telkom, Perusahaan Gas Negara juga sangat besar dan Semen Indonesia. Ini kan saham-saham BUMN yang sangat besar sekali," ucapnya. ( Baca juga:China Uji Rudal Antibalistik dengan Cegat Misil di Tengah Penerbangannya )

Hans menambahkan, ada lagi yang cukup besar juga seperti Wijaya Karya, Waskita Karya, dan PT PP. Rata-rata BUMN semua yang sangat dominan sekali di pasar, sehingga kalau misalnya go public-nya besar tentu akan besar pula pengaruhnya.

"Tapi mungkin saat ini BUMN yang besar yang akan go public Pertamina dan PLN. Tapi kita pikir akan ada kontribusi kalau BUMN yang konkrit," sambungnya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pangkas 250 BUMN, Prabowo...
Pangkas 250 BUMN, Prabowo Sebut Negara Hemat Rp50 Triliun
Marketing CoE Danantara,...
Marketing CoE Danantara, Jasa Marga Jadi Mentor Pengelolaan Command Center
Jasa Marga Perkuat Penciptaan...
Jasa Marga Perkuat Penciptaan Nilai Berkelanjutan, Selaras Arah Transformasi Danantara
Dirut PTPN I Beberkan...
Dirut PTPN I Beberkan Lima Pilar Industri Perkebunan
IHSG Sepekan Naik 0,83%,...
IHSG Sepekan Naik 0,83%, Kapitalisasi Pasar Tembus Rp10.340 Triliun
Pasar Saham RI Terancam...
Pasar Saham RI Terancam Turun Kelas, Modal Asing Bisa Kabur Rp3,6 Triliun
MA-Kemenkum: Kepastian...
MA-Kemenkum: Kepastian Hukum dan Pemahaman BJR Penting dalam Pengambilan Keputusan di BUMN
Prabowo Sebut BUMN Sumber...
Prabowo Sebut BUMN Sumber Korupsi: Kembalikan Kekayaan Rakyat
Sucofindo Buka Lowongan...
Sucofindo Buka Lowongan Kerja 2026, Lulusan D3/S1 Berbagai Jurusan Merapat!
Rekomendasi
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta...
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta Terganggu Imbas Vandalisme Alat Sinyal di Bojong Gede-Citayam
Netizen Jepang Tuding...
Netizen Jepang Tuding BTS Diperlakuan Khusus FIFA di Piala Dunia 2026
Bangun Harapan dari...
Bangun Harapan dari Wilayah 3T, PNM Peduli Tingkatkan Fasilitas SD Inpres Wae Moto
Berita Terkini
Kuasai 25% Kekayaan...
Kuasai 25% Kekayaan Miliarder AS: 144 Imigran Terkaya Pecahkan Rekor Rp39.261 Triliun
Jelang Mandatori SAF...
Jelang Mandatori SAF 1% di 2027, Pertamina Patra Niaga Percepat Ekosistem
Tren Penguatan IHSG...
Tren Penguatan IHSG Lanjut ke 6.346, Transaksi di Awal Sesi Cetak Rp627 Miliar
AS Gempur Iran 12 Malam...
AS Gempur Iran 12 Malam Beruntun & Houthi Tembak Tanker Saudi, Harga Minyak Dunia Tembus USD96/Barel
Purbaya Bebaskan Bea...
Purbaya Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Komponen Pesawat Udara
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved