Penjualan Motor dan Mobil Anjlok 41,83% Sepanjang 2020
Jum'at, 05 Februari 2021 - 13:25 WIB
loading...
Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat penjualan mobil dan motor sepanjang 2020 mengalami penurunan. Kepala BPS Suhariyanto mengatakan penurunan tersebut dipengaruhi oleh pandemi virus Covid-19 yang belum juga mereda sepanjang tahun.
"Produksi penjualan mobil wholesale secara quartal-to-quartal (Q to Q) naik tinggi 43,98% tetapi secara year-on-year (yoy) masih turun sebesar 41,83%," kata Suhariyanto dalam video virtual, Jumat (5/2/2021).
(Baca juga: Akhirnya Apple dan Hyundai-Kia Sepakati Kerja Sama Membuat Mobil Listrik )
Kata dia, penjualan sepeda motor mengalami penurunan sangat tajam yaitu sekitar 49% secara tahunan. Hal ini berpengaruh terhadap konsumsi masyarakat golongan bawah.
"Penjualan sepeda motor yang mencakup konsumsi masyarakat lapisan bawah, wholesale kuartal IV sebesar 786.502 unit. Artinya secara Q to Q turun 20,56% dan bahkan kalau dibandingkan dengan posisi quartal IV/2019 penurunannya sangat curam sebesar 49,83%," bebernya.
"Produksi penjualan mobil wholesale secara quartal-to-quartal (Q to Q) naik tinggi 43,98% tetapi secara year-on-year (yoy) masih turun sebesar 41,83%," kata Suhariyanto dalam video virtual, Jumat (5/2/2021).
(Baca juga: Akhirnya Apple dan Hyundai-Kia Sepakati Kerja Sama Membuat Mobil Listrik )
Kata dia, penjualan sepeda motor mengalami penurunan sangat tajam yaitu sekitar 49% secara tahunan. Hal ini berpengaruh terhadap konsumsi masyarakat golongan bawah.
"Penjualan sepeda motor yang mencakup konsumsi masyarakat lapisan bawah, wholesale kuartal IV sebesar 786.502 unit. Artinya secara Q to Q turun 20,56% dan bahkan kalau dibandingkan dengan posisi quartal IV/2019 penurunannya sangat curam sebesar 49,83%," bebernya.
Lihat Juga :