Menko Airlangga Beberkan Sederet Game Changer untuk Dongkrak Ekonomi 2021
Jum'at, 05 Februari 2021 - 16:52 WIB
loading...
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto membeberkan, pemerintah menyiapkan 3 strategi utama untuk game changer ekonomi Indonesia agar mampu tumbuh positif di tahun 2021. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto membeberkan, pemerintah menyiapkan 3 strategi utama untuk game changer ekonomi Indonesia agar mampu tumbuh positif di tahun 2021. Pemerintah sendiri memasang target, pertumbuhan ekonomi Indonesia akan di kisaran 4,5 hingga 5,5% di tahun 2021 meski saat ini statusnya masih terkontraksi akibat pandemi Covid-19.
"Untuk memastikan hal ini, pemerintah menyiapkan 3 strategi utama untuk game changer," ujar Airlangga dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Jumat (5/2/2021).
Baca Juga: Menko Airlangga Melihat Sinyal Positif Ekonomi RI Tumbuh di 2021
Strategi pertamanya adalah mempertahankan daya beli masyarakat menengah kebawah dengan melanjutkan program perlindungan sosial, seperti program Keluarga Harapan (PKH), Kartu Prakerja, BLT dana desa, dan bansos lainnya. Pemerintah juga berkomitmen menjaga kelangsungan dunia usaha dengan memberikan dukungan pada UMKM dan korporasi, serta koperasi sebagai program prioritas.
"Pemerintah juga mendorong customer confidence dari kelompok menengah ke atas untuk berbelanja dengan percepatan penanganan Covid-19 dan agar masyarakat bisa belanja dari seluruh tingkatan, dengan vaksinasi untuk 182 juta penduduk tahun ini," tambah Airlangga.
Pemerintah juga mendorong kesediaan dari sarana prasarana, APD, dan mempersiapkan pembatasan kegiatan bersifat lokal. Kampanye 3M juga digerakkan dan ditegaskan, serta mengefektifkan 3T(Tracing, Testing, Treatment) karena ini dinilai bisa memitigasi meningkatnya angka kasus Covid-19.
"Untuk memastikan hal ini, pemerintah menyiapkan 3 strategi utama untuk game changer," ujar Airlangga dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Jumat (5/2/2021).
Baca Juga: Menko Airlangga Melihat Sinyal Positif Ekonomi RI Tumbuh di 2021
Strategi pertamanya adalah mempertahankan daya beli masyarakat menengah kebawah dengan melanjutkan program perlindungan sosial, seperti program Keluarga Harapan (PKH), Kartu Prakerja, BLT dana desa, dan bansos lainnya. Pemerintah juga berkomitmen menjaga kelangsungan dunia usaha dengan memberikan dukungan pada UMKM dan korporasi, serta koperasi sebagai program prioritas.
"Pemerintah juga mendorong customer confidence dari kelompok menengah ke atas untuk berbelanja dengan percepatan penanganan Covid-19 dan agar masyarakat bisa belanja dari seluruh tingkatan, dengan vaksinasi untuk 182 juta penduduk tahun ini," tambah Airlangga.
Pemerintah juga mendorong kesediaan dari sarana prasarana, APD, dan mempersiapkan pembatasan kegiatan bersifat lokal. Kampanye 3M juga digerakkan dan ditegaskan, serta mengefektifkan 3T(Tracing, Testing, Treatment) karena ini dinilai bisa memitigasi meningkatnya angka kasus Covid-19.
Lihat Juga :