Petani Sentani Diajak Manfaatkan Asuransi

Senin, 08 Februari 2021 - 03:19 WIB
loading...
Petani Sentani Diajak...
Petani Sentani Diajak Manfaatkan Asuransi
A A A
SENTANI - Sejumlah lahan pertanian di Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, terancam gagal panen akibat hujan deras. Petani diajak memanfaatkan asuransi agar terhindar dari kerugian.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan cuaca buruk yang melanda sejumlah daerah cukup berdampak pada pertanian.

"Ada ancaman gagal panen akibat tingginya curah hujan dibeberapa daerah. Kondisi ini yang ingin kita antisipasi. Caranya, petani harus mengasuransikan lahan," ujar Mentan SYL, Sabtu (6/2/2021).

Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian, Sarwo Edhy, mengatakan manfaat asuransi akan sangat dirasakan petani.

"Dengan asuransi, petani tidak perlu khawatir dalam beraktivitas. Karena, asuransi akan menjaga lahan dari berbagai ancaman yang bisa menyebabkan gagal panen," katanya.

Ancaman tersebut antara lain perubahan iklim, cuaca ekstrim, bencana alam, serta serangan organisme pengganggu tanaman dan hama.

Sarwo Edhy menjelaskan, pemerintah memberikan perhatian yang besar dalam asuransi.

"Buktinya, pemerintah memberikan subsidi pada program asuransi pertanian. Sehingga premi yang harus dibayarkan petani menjadi lebih ringan. Namun, klaim yang akan didapat tetap Rp6 juta perhektare," katanya.
(atk)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Harga Beras di Jepang...
Harga Beras di Jepang Naik 90%, Bagaimana di Indonesia?
Ini 3 Arahan Prabowo...
Ini 3 Arahan Prabowo untuk Mentan Amran di Kementerian Pertanian
Gerak Cepat Atasi Kekeringan,...
Gerak Cepat Atasi Kekeringan, Kementan Sabet Penghargaan Komunikasi Publik Terbaik di AMH 2024
Tebus Pupuk Subsidi...
Tebus Pupuk Subsidi Cukup Pakai KTP, Mentan Amran: Jangan Dipersulit!
Produk Olahan Tembus...
Produk Olahan Tembus Pasar Singapura, Plt. Mentan: Indonesia Bisa Jadi Produsen Pangan Dunia
Digitalisasi Bikin Penebusan...
Digitalisasi Bikin Penebusan Pupuk Subsidi Tak Lagi Ribet
Mentan Sebut Kebutuhan...
Mentan Sebut Kebutuhan Hewan Kurban Tahun Ini Capai 1,7 Juta Ekor Lebih
Mentan Dorong Smart...
Mentan Dorong Smart Precision Farming Majukan Sektor Pertanian
Polbangtan Kementan...
Polbangtan Kementan Perkuat SDM Pertanian
Rekomendasi
4 Bulan setelah Deklarasikan...
4 Bulan setelah Deklarasikan Darurat Militer, Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol yang Dimakzulkan Akhirnya Dicopot
Pemain Timnas Indonesia...
Pemain Timnas Indonesia U-17 Diminta Tidak Terintimidasi Reputasi Korea Selatan
Siapa Sultan Hassanal...
Siapa Sultan Hassanal Bolkiah? Raja Brunei yang Punya Koleksi Ribuan Mobil
Berita Terkini
Ditampar Tarif Impor...
Ditampar Tarif Impor Baru Trump, IHSG Diramal Ambruk Lagi ke 6.150
9 menit yang lalu
Eropa Butuh Rp182,5...
Eropa Butuh Rp182,5 Triliun demi Mengamankan Pasokan 250 Kargo Gas Alam Cair
1 jam yang lalu
Tarif Impor Terbaru...
Tarif Impor Terbaru Trump Hantam Negara-negara Termiskin, Bagaimana Nasibnya
2 jam yang lalu
KAI Group Angkut 16,3...
KAI Group Angkut 16,3 Juta Penumpang Selama Angkutan Lebaran 2025
5 jam yang lalu
Harga Minyak Ikut Lunglai...
Harga Minyak Ikut Lunglai Terpukul Tarif Resiprokal Trump
6 jam yang lalu
Pascalebaran, Harga...
Pascalebaran, Harga Beras, Bawang, Cabai, hingga Daging Mulai Turun
6 jam yang lalu
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved