Diklaim Lebih Sehat, Industri Rokok Elektrik Minta Tarif Cukai Diturunkan
Senin, 08 Februari 2021 - 12:43 WIB
loading...
A
A
A
Bahkan, imbuhnya, vape digunakan sebagai alat terapi untuk berhenti menkonsumsi rokok, terutama orang yang mau berhenti merokok. "Banyak konsumen yang merokok konvensional sudah berhenti merokok karena menggunakan vape," terangnya.
Baca Juga: Survei New Indonesia: Elektabilitas PDIP Anjlok, Dua Partai Ini Malah Naik
Untuk itu, Garindra meminta agar pemerintah mengkaji ulang tarif rokok elektrik. Pasalnya, tarif rokok elektrik dikenai tarif lebih besar dari konvensional yaitu sebesar 57%.
"Cukai harusnya diberikan sesuai dengan profil risiko. Hal ini sudah diterapkan di Eropa.Dimana semakin besar resiko kesehatannya cukai haruslah besar juga. Namun semakin rendah risikonya maka cukai juga harus rendah. Harapan kami seperti itu," tandasnya.
Baca Juga: Survei New Indonesia: Elektabilitas PDIP Anjlok, Dua Partai Ini Malah Naik
Untuk itu, Garindra meminta agar pemerintah mengkaji ulang tarif rokok elektrik. Pasalnya, tarif rokok elektrik dikenai tarif lebih besar dari konvensional yaitu sebesar 57%.
"Cukai harusnya diberikan sesuai dengan profil risiko. Hal ini sudah diterapkan di Eropa.Dimana semakin besar resiko kesehatannya cukai haruslah besar juga. Namun semakin rendah risikonya maka cukai juga harus rendah. Harapan kami seperti itu," tandasnya.
(fai)
Lihat Juga :