Sudah Terima Dana Pemerintah, Tapi Laba BUMN Ini Masih Seret

Senin, 08 Februari 2021 - 16:36 WIB
loading...
Sudah Terima Dana Pemerintah,...
PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM mencatat laba sepanjang 2020 senilai Rp358 miliar. Jumlah itu menurun signifikan jika dibandingkan dengan periode yang sama 2019. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM mencatat laba sepanjang 2020 senilai Rp358 miliar. Jumlah itu menurun signifikan jika dibandingkan dengan periode yang sama 2019 sebesar Rp977,31 miliar.

Direktur Utama PNM, Arief Mulyadi mengakui, laba 2020 yang dibukukan perseroan pelat merah itu tidak lebih baik dari laba di tahun 2019. Penurunan profit tahun lalu disebabkan adanya kontraksi keuangan yang terjadi pada periode April-Juni.

Baca Juga: Intergrasi BRI, Pegadaian dan PNM Punya Manfaat, Nih Erick Kasih Tau

Di mana, selama tiga bulan perseroan membukukan kerugian. Meski begitu, pertumbuhan pendapatan masih tercatat positif karena didorong oleh dana hibah dari program kemitraan (PK).

"Secara pertumbuhan pendapatan memang kita tumbuh positif. Laba 2020 banyak disumbang dari hibah PK dalam mendukung leverage kami," ujar Arif dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi VI DPR Senin (8/2/2021).

Sejak Juni tahun lalu, kinerja keuangan mulai membaik. Arief mencatat, manajemen telah melakukan perluasan penyaluran kredit dari posisi 6,1 juta nasabah menjadi 8 juta hingga akhir tahun lalu.

Dalam catatan MNC Portal Indonesia, hingga 30 September 2020 atau di kuartal III-2020, PNM mencatatkan jumlah nasabah PNM Mekaar mencapai lebih dari 6,8 juta orang dengan nilai penyaluran kredit mencapai Rp15,3 triliun.

Baca Juga: Erick Thohir Pakai Duit Sendiri Berikan Beasiswa untuk AO Mekaar PNM

Perusahaan juga mencatat baki debet Mekaar sebesar Rp12,7 triliun dan NPL berada di angka 0,11 persen. Total aset PNM hingga 30 September 2020 mencapai Rp26 triliun.

"Untuk jumlah penyaluran ULaMM dan Mekaar, tumbuh sebesar 6,08 persen yoy dan outstanding ULaMM dan Mekaar tumbuh sebesar 21,60 persen yoy. Jumlah nasabah ULaMM dan Mekaar juga tumbuh 27,01 persen," katanya.

Sementara itu, sepanjang 2020 perseroan telah menerima suntikan dana dari pemerintah berupa Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp2,5 triliun.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
10 Perusahaan Diduga...
10 Perusahaan Diduga Manipulasi Nilai Ekspor Sawit, Gapki Buka Suara
DSI Diminta Tak Kuasai...
DSI Diminta Tak Kuasai Perdagangan Sawit, Fokus ke Pengawasan Digital
Ekonom Ingatkan Risiko...
Ekonom Ingatkan Risiko Ekspor Satu Pintu Jadi Monopoli Birokrasi Baru
BUMN Ekspor PT DSI Bakal...
BUMN Ekspor PT DSI Bakal Diisi Pekerja Asing, Ini Tugasnya
Kebijakan Ekspor Satu...
Kebijakan Ekspor Satu Pintu Picu Kepanikan Petani Sawit, Harga TBS Turun Drastis
PNM Komitmen Hadirkan...
PNM Komitmen Hadirkan Layanan Berlandaskan Keadilan Sosial
Didukung Danantara,...
Didukung Danantara, PaDi UMKM Perkuat Ekosistem Pengadaan Digital BUMN dan UMKM
Presiden Prabowo Bekali...
Presiden Prabowo Bekali 400 Calon Pemimpin Perusahaan BUMN di PFLP 2026
Rekomendasi
Prabowo Dinilai Mampu...
Prabowo Dinilai Mampu Jaga Keamanan RI Hadapi Dinamika Geopolitik Global
WhatsApp Menguji Fungsi...
WhatsApp Menguji Fungsi Fitur Lihat Sekali untuk Pesan
Rupiah Tembus Rp18.000...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar, Baskara Putra Mengeluh Harga Alat Musik Naik
Berita Terkini
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
Heboh Sell Indonesia...
Heboh 'Sell Indonesia' saat Rupiah-IHSG Terpuruk, Muncul Sosok Lama Bikin Kepercayaan Runtuh
Raih Predikat Tertinggi...
Raih Predikat Tertinggi IRCA Dua Kali Berturut-turut, GDPS Tegaskan Budaya Kepatuhan
Acaraki Jamu Festival...
Acaraki Jamu Festival 2026 Dorong Jamu Jadi Penggerak Ekonomi Nasional
Purbaya Gelontorkan...
Purbaya Gelontorkan Rp11 Triliun Stabilkan Pasar SBN di Pasar Sekunder
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved